12 Pertimbangan Memilih Sekolah Anak

Orangtua rela membayar mahal demi meraih pendidikan yang berkualitas. Namun, sebenarnya apa saja yang harus dipertimbangkan dalam memilih sekolah yang tepat untuk anak Anda?

1. Jenis Sekolah Idaman

Ada beberapa jenis sekolah yang ditawarkan oleh berbagai institusi pendidikan, misalnya sekolah berbasis agama, sekolah negeri, sekolah alam, homeschooling, sekolah swasta, sekolah internasional atau sekolah nasional plus. Pahami kelebihan dan kekurangan sekolah tersebut dan sesuaikan dengan kebutuhan anak.

2. Pertimbangkan Jarak Sekolah

Untuk anak usia TK dan SD, jarak sekolah jadi hal yang harus dipertimbangkan. Sekolah yang jaraknya tidak terlalu jauh lebih sesuai untuk anak usia sekolah TK dan SD. Jarak yang jauh akan berpengaruh pada kondisi fisik anak, sehingga anak lelah di jalan dan tidak semangat belajar. Jarak sekolah yang jauh dari rumah juga akan membuat anak memiliki kesempatan bermain yang lebih sedikit karena waktu yang terbatas. Selain itu, juga biaya antar jemput juga akan semakin meningkat dengan semakin jauh sekolah anak dari rumah.

3. Karakter Anak

Anda dapat memilih sekolah yang sesuai dengan karakter anak Anda. Sehingga anak Anda bisa lebih funberada di sekolah. Misalnya, anak yang suka bergerak cocok disekolahkan di sekolah alam. Pengenalan akan karakter dan kebutuhan juga membantu mengenali durasi bersekolah dan komposisi durasi pengajaran di sekolah. Misalnya, menentukan sekolah dengan durasi yang lebih banyak waktu bermain atau waktu belajar.

4. Tenaga Pengajar yang Bagus

Guru adalah ujung tombak yang menentukan anak akan belajar dan bermain dengan menyenangkan atau tidak. Untuk mengetahui hal ini Anda bisa datang ke sekolah langsung dan menanyakannya pada pihak sekolah. Guru yang baik, profesional, dan memiliki kompetensi keilmuan dalam bidang yang diajarnya, dapat mengembangkan lingkungan belajar yang menyenangkan di kelas dan dapat berkomunikasi dengan anak. Bila sekolah yang Anda minati menawarkan class trial, jangan sia-siakan kesempatan ini untuk bertemu langsung dengan calon guru dan melihat aktivitas belajar di sekolah tersebut. 

Selain itu, Anda juga perlu menilai apakah guru tersebut cukup kooperatif dan bisa diajak bekerja sama dengan orangtua. Karena, sekolah merupakan tempat dimana anak-anak Anda akan menghabiskan sebagian besar waktunya sehari-hari. Dan guru-guru merupakan “orangtua” bagi anak selama mereka berada di sekolah. Untuk itu, guru yang baik akan juga pandai melihat perkembangan dan apa yang dibutuhkan anak terlebih bila anak memiliki masalah dalam hal kegiatan belajar mengajar di sekolah. Guru yang baik akan mengkomunikasikan kepada orangtua tentang perkembangan maupun kendala-kendala yang mungkin saja dihadapi anak di sekolah.

5. Kondisi Sekolah dan Lingkungan di Sekitarnya

Anda bisa menilai kondisi dan lingkungan dengan melihat dariopen house yang digelar setiap sekolah untuk menarik minat orangtua dan anak. Anda bisa memperhatikan sarana dan prasarana di sekolah, juga interaksi terhadap pengajar hingga suasana kegiatan belajar-mengajar.

Fasilitas yang dimaksud bukan hanya laboratorium penunjang kegiatan belajar mengajar, namun kebersihan toilet, suasana tempat makan siswa/siswi, dan kondisi bangunan serta kelas. Cukupkah untuk mendukung proses belajar dan mengajar yang menyenangkan bagi anak?

6. Konsep Belajar atau Sistem Kurikulum yang Diterapkan

Pada umumnya, sekolah swasta di Indonesia menerapkan kurikulum pendidikan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun, ada juga beberapa sekolah yang menerapkan kurikulum yang diadopsi diluar kurikulum pendidikan yang dicanangkan oleh pemerintah. Informasi mengenai kurikulum yang diterapkan merupakan hal penting yang harus Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan untuk mendaftarkan anak ke sekolah tersebut.

7. Track Record Sekolah

Anda dapat melihat prestasi apa saja yang pernah dicapai oleh sekolah tersebut, baik dari sisi akademik maupun non akademik. Anda juga dapat menilai kualitas lulusannya. Biasanya ini menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang duduk dibangku SD menuju SMP.

8. Perbandingan Jumlah Guru dan Siswa di Kelas

Mutu pendidikan anak Anda akan lebih baik apabila Anda menyekolahkan anak di sekolah yang membatasi jumlah siswanya dalam setiap kelas. Apabila terlalu banyak jumlah siswa dalam kelas dan hanya ada satu orang guru, hal ini dapat mengakibatkan siswa tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dalam mengikuti proses belajar mengajar. Guru juga dapat memiliki masalah dalam mengontrol siswa-siswanya saat pelajaran berlangsung di kelas yang mengakibatkan kegiatan belajar mengajar jadi tidak efektif.

9. Bahasa Pengantar

Dengan banyaknya tawaran program yang diberikan sekolah, maka Anda juga perlu lebih selektif salah satunya dari segi bahasa. Anda perlu mengenal karakter dan kemampuan anak Anda untuk menyerap bahasa asing. Jika anak kurang peka, maka memilih sekolah berbahasa asing dapat menjadi “bumerang” bagi anak.

Orangtua juga perlu konsisten, jika ingin menggunakan bahasa asing ajaklah anak untuk berkomunikasi dengan bahasa asing. Untuk anak pra sekolah sebaiknya menggunakan bahasa ibu dengan mantap terlebih dahulu sampai ia lancar dalam mengekspresikan diri. Setelah itu boleh untuk distimulasi dengan bahasa asing.

10. Pilihan dari Anak

Datang langsung ke calon sekolah pilihan Anda. Lihat sekolah secara langsung seperti apa bangunan, program pendidikan sekolah, sampai pendekatan guru terhadap murid. Anak akan melalui 3-6 tahun untuk belajar di satu sekolah, maka ajaklah anak untuk berdiskusi dan memilih sekolah yang menurut anak nyaman baginya.

11. Biaya Kegiatan Tahunan dan SPP

Biaya adalah pertimbangan yang harus kita perhatikan sebelum mendaftarkan anak ke sekolah yang dituju. Namun, komponen biaya yang harus kita perhatikan dengan saksama adalah besaran biaya yang dikeluarkan setiap bulannya seperti SPP, biaya makan siang, biaya antar-jemput, biaya ekstrakurikuler pilihan. Begitu juga dengan biaya tahunan sekolah seperti biaya kegiatan tahunan, biaya buku untuk setahun.

Kenali betul setiap informasi mengenai komponen biaya pada sekolah tersebut agar menjadi bahan pertimbangan apakah biaya sesuai dengan budget. Anda dapat langsung datang ke sekolah yang sudah dipilih untuk menanyakan biaya-biaya yang harus dikeluarkan atau dapat menghubungi melalui telepon atau internet.

12. Kemampuan Finansial Anda

Tentunya sebagai orangtua Anda ingin memasukkan anak di sekolah yang memiliki fasilitas dan sistem belajar terbaik. Tapi jangan lupa untuk memperhatikan kemampuan finansial Anda. Tanyakan pada diri sendiri, mampukah Anda menyekolahkan anak di tempat tersebut. Misalnya bila Anda ingin menyekolahkan anak di sekolah internasional, pastikan Anda mampu membayar biaya sekolah anak bukan hanya saat ini tetapi seterusnya hingga lulus.

Sumber : finansial.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *