Bupati Blitar Klarifikasi Plesir Ke Amerika

  • Untuk promosi seni budaya dan pemutaran perdana film “Amazing Blitar” di Los Angeles Amerika

BLITAR – Setelah sempat menjadi sorotan banyak pihak, rencana plesir Bupati Blitar Rijanto bersama isteri dan penari ke Los Angeles Amerika yang akan berangkat 26 April 2018 akhirnya diklarifikasi.

Kepada wartawan Bupati Blitar Rijanto menerangkan tujuan keberangkatan ke Los Angeles Amerika, memenuhi undangan University of California Los Angeles (UCLA). “Jadi ini suatu kehormatan, Kabupaten Blitar diundang oleh universitas kelas dunia di Amerika Serikat,” tutur Rijanto, rabu(25/4/2018).

Dijelaskan awal mula bisa terwujud undangan menampilkan seni budaya khas Blitar ini, kebetulan ada putra daerah Blitar Livi Zheng yang menjadi pengajar di sana (UCLA). Livi Zheng yang juga seorang sutradara film Hollywood, serta sudah menghasilkan beberapa film memediatori dengan pihak rektora. “Hingga Alhamdulillah, disetujui untuk promosi menampilkan seni budaya Blitar,” jelasnya.

Diakui Rijanto, awalnya memang direncanakan Desember 2017, tapi karena dibutuhkan persiapan, ijin dan menyesuaikan jadwal akhirnya bisa terlaksana akhir akhir April ini.  “Karena menyangkut perijinan lintas kementrian, mulai dari gubernur, mendagri, sekneg dan menlu. Alhamdulillah seluruh persyaratan administrasi sudah lengkap,” ungkap mantan Kepala Dinas Pendidikan ini.

Rencana semula yang tim kesenian sebanyak 15 orang pelatih tari dan penari, ada 2 yang gagal berangkat. Karena masalah visa yang tidak disetujui oleh pemerintah Amerika. Penyebabnya apa, Rijanto mengaku tidak paham alasannya. “Mungkin namanya termasuk nama di blacklist disana atau masalah lain, saya tidak paham,” paparnya.

Namun yang terpenting menurut Rijanto, bisa mempromosikan seni budaya Blitar di negara Amerika. Apakah Tari Emprak, Jaranan Tril, Tari Remong Jimbe atau Tari Mubeng Blitar. “Total penari yang berangkat 13 orang, termasuk pelatih dan perias. Jadi merangkap rangkap, termasuk isteri saya juga membantu merias, sekaligus tenaga kesehatan. Karena kebetulan perawat, dari pada mengajak dokter biayanya lebih tinggi,” paparnya.

Disinggung mengenai anggaranya, Rijanto mengaku gotong royong antara Pemkab Blitar dan universitas yang mengundang. “Minimal untuk biaya gedung dan jamuan ketika acara, ditanggung pihak universitas. Diluar itu, ditanggung sendiri,” beber mantan Wakil Bupati Blitar ini.

Bupati juga mengklarifikasi soal anggaran Rp 700 juta, memang dipasang Rp 700 juta tapi tidak digunakan semua. “Tergantung kegiatan disana, gotong royong dengan universitas seperti gedung dan konsumsi. Itu kan sudah mengurangi biaya, minimal yang biaya tiket pulang pergi.  Jadi diluar kegiatan di universitas kita tanggung sendiri,” tegasnya.

Disinggung mengenai target dari acara promosi seni budaya ke Amerika ini, Rijanto mengaku nama Kabupaten Blitar, Jawa Timur dan Indonesia nama semakin populer dikenal di mancanegara lewat seni budaya. “Kita jangan mau kalah dengan gandrung dari Banyuwangi, jaipong dari Bandung. Kita punya seni tari khas Blitar Emprak, yang sejarahnya luar biasa berawal dari gerakan jogetan di pasar untuk menghibur masyarakat yang dikemas lagi,” pungkasnya optimis.

Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Blitar Rijanto dan isteri Ny Ninik Tjatur Anggraini bersama Kepala Disparbudpar dan penari akan plesir ke Amerika dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 700 juta. Untuk memenuhi undangan dari University of California Los Angeles (UCLA), guna mempromosikan seni budaya Blitar dan pemutaran perdana film “Amazing Blitar” https://youtu.be/A6hqs39A5RU  di Aratani Theater Los Angeles pada 2 Mei 2018 mendatang.@ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *