Kinerja Pemkot Blitar Sangat Tinggi Dan Terbaik Ke 4 Nasional

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar kembali memperoleh penghargaan Tingkat Nasional, kali ini berkat Status Kinerja Sangat Tinggi dan Terbaik Peringkat ke 4 Nasional untuk Kategori Kota.

Pemerintah Kota Blitar mendapatkan apresiasi dari Menteri Dalam Negeri, Penghargaan diserahkan pada puncak rangkaian peringatan Hari Otonomi Daerah XXII di Jakarta, Rabu (25/4/2018) malam.

Peringatan hari otonomi daerah tahun ini mengambil tema mewujudkan Nawa Cita Melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Bersih dan Demokratis. Turut hadir dalam acara itu Mendagri Tjahjo Kumolo, beberapa gubernur, bupati dan Wali Kota yang berkinerja sangat tinggi.

Pemkot Blitar dinilai berstatus kinerja sangat tinggi dan menjadi salah satu yang terbaik, berdasarkan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2017 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) tahun 2016.

Penilaian itu untuk memotret kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah,  dengan menilai lebih dari 700 indikator. Masing-masing urusan pemerintahan dinilai dengan menyerahkan bukti-bukti materiil, serta diperiksa secara rinci oleh tim dari lintas kementrian dan BPKP.

Setiap urusan pemerintahan daerah, dinilai berdasarkan indikator kinerja kunci yang telah ditetapkan. Sehingga Kota Blitar secara nasional berada di peringkat ke 4 untuk kategori kota.

Sementara itu Wakil Wali Kota Blitar, Santoso yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan apresiasi yang tinggi, kepada seluruh aparatur yang telah bekerja keras dan cerdas. Serta masyarakat Kota Blitar yang telah berpartisipasi dalam pembangunan.”Kami bersyukur dengan apresiasi dari kemendagri ini, berkat kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas aparatur pemerintah Kota Blitar,” tutur Santoso.

Selain itu, keberhasilan ini juga berkat dukungan dari DPRD dan partisipasi masyarakat yang luar biasa. “Penghargaan ini kami persembahkan untuk masyarakat Kota Blitar, dan ini merupakan keberhasilan semangat One For All – All For One dalam melaksanakan visi APBD Pro Rakyat,” jelasnya.

Wawali Santoso menambahkan seperti yang disampaikan Mendagri, penilaian dalam EKPPD atas LPPD ini tidak main-main. Mengingat begitu banyaknya indikator yang dinilai, akan tetapi karena ketaatan terhadap aturan dan semangat kerja cerdas akhirnya Kota Blitar mendapatkan apresiasi kinerja ini. Dengan adanya penghargaan ini, pihaknya berharap kinerja pemerintahan dapat dipertahankan bahkan harus terus ditingkatkan imbuhnya.

Seperti diketahui penilaian ini dilaksanakan secara menyeluruh, baik pada tingkatan pengambil kebijakan maupun pelaksanaan kebijakan.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo menyebutkan penyelenggaraan otonomi daerah yang bersih dan demokratis artinya bukan hanya mengharuskan daerah menjalankan kewenangan otonomi berlandaskan pada peraturan perundangan, tetapi juga harus menjadikan transparansi dan partisipasi publik sebagai dasar dan tolok ukur utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

Sebagai catatan, atas prestasi yang sama beberapa tahun lalu, Wali Kota Blitar juga telah mendapatkan satyalancana karya bhakti praja nugraha karena kinerja pemerintahannya yang dinilai sangat tinggi.@ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *