Woow…Plesir Bupati Blitar Ke Amerika Dianggarkan Rp 700 Juta

  • KRPK Desak dibatalkan saja

BLITAR – Dana yang akan digunakan Bupati Blitar, Rijanto plesir ke California Los Angeles Amerika dipastikan menggunakan APBD alias uang rakyat, nilainya cukup fantastis jika dilihat kegunaannya yang hanya untuk menghadiri undangan menampilkan kesenian daerah yakni Rp 700 juta.

Informasi besarnya anggaran Rp 700 juta yang digunakan tersebut, disampaikan anggota Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Wasis Kuntoatmojo jika sepengetahuannya anggaran yang akan disiapkan sebesar itu. “Menempel di dinas apa dan pos anggaran apa, akan kita telusuri lebih lanjut,” tutur Wasis, Selasa(24/4/2018.

Wasis sangat menyayangkan kepergian Bupati Rijanto ke Amerika, yang menghabiskan anggaran sebesar itu. “Karena harus dilihat urgensi dari penggunaan anggaran, termasuk manfaatnya. Karena masih banyak hal prioritas lainnya, yang lebih memerlukan perhatian,” sesal wakil rakyat dari Partai Gerindra ini.

Selain itu, Wasis juga eksekutif berhati-hati dalam menggunakan dana APBD, karena melihat data yang ada seharusnya keberngkatannya November 2017 lalu. “Tapi kenapa direalisasikan April 2018, jangan sampai nantinya kegiatan ini menjadi temuan BPK,” paparnya.

Apalagi dalam daftar rombongan yang berangkat, termasuk isteri Bupati Rijanto (Ny Ninik Tjatur Anggraeni). Selama ini Wasis mengetahui berprofesi sebagai PNS, tapi kenapa dalam dokumen Surat Perintah Tugas (SPT) ditulis sebagai perias. “Ini berbahaya, jangan sampai nanti terjadi pelanggaran hukum. Karena memanfaatkan kewenangan dalam jabatanya, dalam penggunaan anggaran,” tegas Wasis.

Belum lagi dari sisi administrasi, pihak Komisi I akan meminta penjelasan eksekutif mengenai perijinannya. Apakah sudah mendapat ijin Menpan RB, karena yang berangkat pejabat daerah dan PNS. Tidak mudah untuk bisa mendapatkan ijin, banyak pertimbangan yang harus diperhatikan pungkasnya.

Seperti diketahui jika Bupati Blitar, Rijanto akan berangkat plesir ke Amerika serikat, untuk memenuhi undangan dari Gouw Family Foundation pada 26 April 2018 mendatang. Keberangkatan yang dikemas mendampingi tim kesenian daerah ini, meliputi Kepala Disparbudpora, Luhur Sejati, Hastomo Kasi Dokumentasi dan Sarana Prasarana Seni Budaya, Sudarwiyanto Guru Seni Budaya SMPN 3 Nglegok, Novita Mijil Purwana Koreogafer Tari,  3 orang penari (Mieke, Dhimas dan Indra) dan terakhir ada nama Ninik Tjatur Anggraeni yang tidak lain adalah isteri dari Bupati Rijanto disebutkan sebagai perias.

Secara terpisah, Koordinator Komite Rakyat Pemberantasan Korupsi (KRPK) M Triyanto mengaku kaget, dengan anggaran yang akan dihabiskan sebesar Rp 700 juta. “Luar biasa, sebenarnya anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk membayar gaji belasan pegawai Damkar Sat Pol PP yang belum gajian 4 bulan sejak Januari 2018,” kata Triyanto.

Oleh karena itu, sebaiknya rencana plesir tersebut dibatalkan saja, karena hanya pemborosn anggaran dan menghamburkan uang rakyat desak Triyanto.@ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *