Surat Terbuka Untuk Tuan Teroris Dimanapun Berada

Maaf tak mengucap salam karena kutak tahu apa agamamu dan apa yang kau percayai.

Kitab apa yang kau baca hingga kau merasa paling benar? Kitab mana yang mengajarkan membunuh orang di luar peperangan?

Pemimpin mana yang kau ikuti hingga langkah yang kau ambil melampaui ajaran para Nabi?

Ibu mana yang melahirkanmu hingga mati rasa belas kasihmu?

Ayah mana yang membimbingmu sehingga rasa ketakutan yang kau ciptakan dalam aksimu?

Makanan apa yang mengalir ke tubuhmu sehingga kau merasa terpilih sebagai mesin pencabut nyawa?

Pakaian apa yang kaupakai hingga kau merasa gagah, tak tersentuh neraka?

Kalau kau pikir tindakanmu akan mencapai mimpimu, kupastikan jauh dari itu. Tumpuan kebencian terarah pada kelompokmu.

Bagaimana mimpimu membangun peradaban tanpa ada simpati dari manusia?

Alih-alih menegakkan kebenaran, yang lahir justru antipati… Ketakutan… Makin lama generasi ini makin jauh dari agama, takut dengan agama. Saat itu tiba, kau ikut bertanggungjawab telah mengateiskan dunia ini!

Pastinya kau bukan representasi Islam, pastinya juga bukan representasi Nasrani, Hindu atau Budha.

Agama yang kutahu mengajarkan cinta kasih sesama manusia, kelembutan dan kesabaran.

Sembah pada Tuhan seharusnya menghindarkan perbuatan keji dan munkar.

Silakan sebarluaskan sebanyak-banyaknya surat terbuka untuk teroris ini ke semua grup yang Anda ikuti. Setidaknya teroris berkurang satu.

Salam Perang Lawan Teroris

Jaya Indonesiaku.

NKRI HARGA MATI, ISLAM RAHMATAN LIL ALAMIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *