Pater Fritz Mengagumi Presiden Jokowi

Reporter : Yosef F. Naiobe

SURABAYA – Mengagumi Presiden Jokowi, seorang misionaris asal Timor P. Fritz Meko, SVD mengekspresikan perasaan empatinya melalui sepucuk surat kepada sang Presiden. Surat tersebut kini menjadi viral. Pater Fritz mengatakan surat yang ia tulis sebagai rasa kagum atas sosok Jokowi yang dinilai sangat rendah hati.

Pater Fritz yang kini tinggal di Soverdi Surabaya tidak menyangka suratnya menjadi viral dan mendapat apresiasi dari sejumlah kalangan. Pater Fritz menulis sepucuk surat tak lama setelah orang nomor satu di negeri ini mengunjungi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).
” Saya juga heran bahwa tulisan ini bisa viral. Saya tulis dengan rasa empati terhadap beliau. Saya kagumi dia sungguh,” ucap Pater Fritz Meko, SVD, Minggu (09/09/2018).

Pastor seniman yang lebih banyak menulis buku puisi relegi ini mengatakan banyak koleganya memberikan apresiasi. ” Ada dari OBOR Jakarta, pak John Lesek minta muat di bloknya,” katanya.

Pemilik suara bariton yang murah senyum ini tidak menjelaskan apakah telah memenuhi permintaan dari Jon Lesek.

Berikut isi surat Pater Fritz Meko, SVD

TUAN PRESIDEN YANG RENDAH HATI

Ah…..Tuan JOKOWI – Sang Presiden Indonesia….saya tidak habis pikir tentang dirimu. Maaf ya, kira-kira mutu HATI-MU itu seperti apa ya?

Andaikan HATI-MU bisa dicopot keluar, saya ingin menakarnya, seperti menakar kadar karatnya sepotong EMAS.

Tapi, saya sungguh pastikan, Anda adalah PRESIDEN INDONESIA yang terlalu RENDAH HATI. Kualitas HATIMU Murni terkandung TATA RASA HATI yang sungguh TULUS.

Kunjungan Anda ke Para USKUP INDONESIA di KWI, menunjukkan bahwa Anda berkenan “meruntuhkan” tradisi lama. Dulu para USKUP harus berpakaian Jubah Uskup, datang ke ISTANA PRESIDEN dengan begitu resmi dan kaku, karena terlilit jaringan protokoler yang ketat.

Sekarang Terbalik. Anda TUAN PRESIDEN yang datang mengunjungi para USKUP di KWI dengan penampilan KASUAL. Anda sungguh Luar Biasa. Anda sangat Rendah Hati.

Prinsip Moral, “Orang yang RENDAH HATI darinya selalu terpancar KEAGUNGAN PRIBADI.” Dan Anda-lah orangnya.

Terima kasih untuk teladan Kerendahan Hatimu. Kami tetap kenang, apresiate dan lalu mencintaimu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *