Gubernur Viktor Kunker ke Kampug Bupati TTU

Reporter : Yulius Salu

NTT – Usai dilantik sebagai Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat langsung tancap gas. Politisi Partai NasDem ini melakukan kunjungan kerja di Desa Bijeli, Timor Tengah Utara, (8/9). Di kampunngnya Bupati Ray Fernandes ini, Viktor Laikodat menanam jagung secara simbolis di lahan pertanian milik warga setempat.

Kunker perdana ini hanya berselang tiga hari setelah mantan anggota DPR RI ini secara resmi menjabat sebagai orang nomor satu di bumi Flobamora. Laiskodat dilantik Presiden Jokowi di Istana Negara pada (5/9) lalu.

Mengenakan baju berwarna biru dipadu dengan celana jeans, mengesankan jika sang gubernur ingin menghindari protokoler. Viktor Laiskodat disambut Bupati Ray Fernandez. Sejumlah tokoh masyarakat ikut menyambut kedatangan Viktor dengan melantunkan tutur hadat khas orang Timor. Tutur hadat adalah bahasa setempat yang hanya digunakan disaat menyambut tamu kehormatan. Tutur hadat biasanya tidak digunakan dalam komunikasi sehari – hari.

Viktor Laiskodat menanam jagung di dua lokasi yang berada di Desa Bijeli dan Nifuboke. Di desa yang masih bertetangga ini gubernur menanam jagung secara simbolis di atas areal lahan yang disediakan hampir mencapai 100 hektare

Gubernur Viktor Laiskodat mengapresiasi program perluasan lahan tanam jagung yang dilakukan pemerintah daerah tanpa menggunakan anggaran pemerintah.

“Kehadiran saya hari ini merupakan bentuk apresiasi atas program dari Bupati TTU. Ini inovasi yang luar biasa karena sebelumnya ini adalah lahan sawah tadah hujan dan irigasi. Namun karena kurang air maka diubah jadi lahan jagung penggunaan teknologi pertanian,” ujarnyaViktor.

Di lokasi tersebut sebelumnya ditanami padi. Namun disulap menggunakan teknologi untuk ditanami jagung, lantaran kondisi curah huian yang sulit menyebabkan sawah menjadi kering. Kabupaten TTU termasuk daerah geografis dengan curah hujan hanya berlangsung satu kali dalam setahun.

Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandez mengatakan kunjungan gubernur sebagai memotivasi untuk memaksimalkan lahan pertanian yang ada guna meningkatkan produksi pertanian.

Ray mengaku menyulap lahan sawah menjadi lahan jagung tidak menggunakan APBD Kabupaten. Masyarakat lanjut Ray, hanya pinjam traktor dari dinas pertanian untuk balik tanah.

Mengakhiri kunjungan perdananya Viktor Laiskodat berjanji suatu saat akan kembali lagi ke TTU. Pada Pilgub lalu, Viktor Laiskodat bersama wakilnya Jos Naisoi mendulang suara sebesar 67,37 persen dari total 117.153 suara pemilih di kabupaten yang berbatasan langsung dengan Negara Timor Leste.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *