Blanko Terbatas Pengurus eKTP Membludak

Reporter : Cahyono

MALANG- Antrian panjang terlihat memenuhi salah satu ruangan pada kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispedukcapil) Kabupaten Malang, Jatim, Senin (24/09/2018) pagi. Warga mengantri untuk mengurus keperluan elektronik kartu tanda penduduk atau eKTP

Sekretaris Dispendukcapil Kabupaten Malang Edy Susanto, mengaku saat ini blanko yang tersedia hanya 7000 lembar. Jumlah ini tidak cukup untuk memenuhi permintaan eKTP di Kabupaten Malang yang jumlahnya mecapai puluhan ribu.

Edy menjelaskan dengan adanya keterbatasan ini pihaknya akan memprioritaskan pada warga yang sudah memiliki surat keterangan pengganti KTP dan sudah melalui proses Print Ready Record (PRR). Menurutnya warga yang memiliki surat keterangan pengganti eKTP berjumlah 89 ribu orang. Karena itu pihaknya memprioritaskan pada warga yang sudah memiliki surat keterangan eKTP sementara.

“Surat keterangan yang telah diterbitkan sebanyak 89 ribu orang, dan yang sudah melakukan PPR atau data rekam siap cetak sebanyak 15 ribu orang,” ujarnya.

Dikatakan warga yang sudah memiliki surat keterangan eKTP kebanyakan berasal dari Kecamatan Pakis dan Wonosari. Karena itu pendistribusian blanko eKTP akan diprioritaskan pada dua kecamatan ini.

Saroji, salah seorang warga asal Wagir, mengatakan, surat keterangan yang dikeluarkan dinas Kependudukan dan Catatan Sipil hanya berlaku selama enam bulan. Secara fisik tercetak pada kertas A4 dan fungsinya sama dengan KTP. “Setiap enam bulan harus diperpanjang karena jangka waktunya terbatas apalagi saya sudah lama menunggu eKTP asli,” kata Saroji.

Untuk mengatasi kekurangan yang ada, masih menunggu pengiriman blanko susulan dari Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *