Putra Belu Boyong Piala Falentino

Reporter : Yulius Salu

KEFAMENANU – Kesebelasan Putra Belu tampil sebagai juara pertama dalam turnamen sepak bola di daerah perbatasan, di Wini. Usai mencukur kesebelasan Ekstreme Oelolok dilaga final dengan score 2-1, Putra Belu sukses membawa pulang piala Falentino dan sejumlah penghargaan seperti piala tetap, uang tunai serta piala bergilir.

Turnamen Falentino CUP 2018 diikuti 20 team sedaratan Timor yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan, Belu dan Timor Tengah Utara. Bahkan salah satu team berasal dari negara tetangga, Distrik Oecusse Timor Leste. Turnamen yang diselenggarakan sebagai ajang perekat warga di perbatasan, disponsori Yosep Falentino Kebo
salah seorang putra asli setempat yang kini bermukim di Jakarta.

Sebagai sponsor utama, Yosep Falentino Kebo, merencanakan akan terus menggalakan event yang sama pada tahun 2019. Menurutnya Falentino Cup selain sebagai pencaraian bakat sepak bola, juga sebagai upaya memberdayakan ekonomi pesisir khususnya di Desa Humusu C, Kecamatan Insana Utara Kab. TTU, NTT

Diketahui Desa Humusu C ibukotanya Wini. Desa ini berbatasan dengan negaraTimor Leste. Banyak warga eks pengungsi. Pada saat referendum di bekas wilayah NKRI ini, sebagian warga memilih bergabung dengan Indonesia. Sebagian warga memilih tinggal di Wini. Karena itu Yosep berharap warga setempat menjadikan turnamen ini untuk memepererat hubungan persaudaraan sesama anak bangsa.

“Falentino CUP 2018 merupakan ajang untuk mempererat jalinan persaudaraan antara masyarakat Kabupaten TTU, Belu dan Distrik Oekusi Timor Leste yang sudah lama terjalin. Selain itu untuk menjaring bakat kaum muda di daerah perbatasan,”tandas Yosep Jumat kemarin

Sebagai sponsor, Yosep Falentino Kebo berniat ikut mempromosikan pariwisata daerah perbatasan. Beberapa obyek wisata seperti tanjung Bastian, memiliki pemandangan alam eksotis. Tanjung Bastian yang terletak dibagian timur kota Wini selama ini dikenal sebagai tempat pacuan kuda.

Salah seorang warga setempat Modesta Oki, dapat mengapresiasi penyelenggaraan Falentino Cup. Bagi pedagang kaki lima ini setiap event olahraga merupakan berkah. “Senang pak karena dengan adanya perlombaan ini dagangan saya laku,” ujar Modesta seraya menambahkan meraup keuntungan sebesar Rp 2 juta setiap hari.

Falentino Cup berlangsung selama sepekan dan ditutup pada Jumat lalu. Pihak sponsor berjanji akan menggelar olahraga jalan santai dalam tahun ini. Sementara untuk Falentino Cup tahun berikutnya akan diselenggarakan usai pemilu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *