64 Calon Advokad Ujian di Malang

Reporter : Yosef Naiobe

MALANG – Sedikitnya 64 orang calon advokad dari beberapa daerah di Indonesia, mengikuti ujian di Malang. Ujian ini diselenggarakan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI, pimpinan Dr. Luhut MP Pangaribuan, SH.LLM, bertempat di hotel Pelangi Malang, Sabtu (6/10/2018)

Wakil Sekjen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PERADI Pusat, Imam Hidayat mengatakan untuk bisa mengikuti ujian calon advokad, seorang sarjana hukum harus terlebih dahulu mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) selama tiga bulan.
“Setelah itu magang selama dua tahun baru disumpah,” kata Imam Hidayat.

Persyaratan formal ini lanjut Imam Hidayat diatur dalam UU nomor 15 tahun 2003. Dalam amanat uu tersebut semua calon advokat sebelum disumpah harus melalui tahapan yang telah ditentukan.

Ketua DPC Perdi Malang, Yayan Riyanto, SH,MH menjelaskan peserta tahun ini berasal dari sejumlah daerah di Indonesia antara lain, NTT, Aceh, Palembang, Maluku, Jawa Tengah dan beberapa daerah di Jawa Timur.

“Ini menunjukan animo yang cukup besar masyarakat Indonesia terhadap profesi advokat yang dihasilkan oleh PERADI selaku organisasi advokat” jelasnya.

Pelaksanaan ujian advokad diamanatkan dalam Pasal 3 Ayat (1) Huruf f UU nomor 18 tahun 2003 yang menegaskan salah satu persyaratan untuk dapat diangkat sebagai advokad adalah lulus ujian yang diadakan oleh organisasi advokad. “DPC berharap dengan adanya ujian ini tidak sekedar sebagai pemenuhan proses formal seseorang menjadi calon advokad tetapi untuk meningkatkan kemampuan dan skil calon advokad,” harap Yayan Riyanto,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *