Kemenristekdikti Hanya Akui Dr Koenta Aji Kurniawan

Reporter : Yosef Naiobe

JAKARTA – Direktur Pembinaan Kelembagaan Perguruan Tinggi, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) Dr Totok Prasetyo BEng, MT mengatakan, hanya mengaku Dr Koento Adji Koerniawan, sebagai rektor Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) Jawa Timur.

Pernyataan disampaikan untuk menegaskan kembali sikap kemenristekdikti terkait kemelut di Universitas tersebut.

“Silahkan itu check di Password PDDIKTI. Di situ (tercantum nama rektor Unikama) siapa yang kita akui,” tegasnya, Senin kemarin.

Menurut Totok Prasetyo di PDDIKTI itu tercantum dengan jelas siapa rektor Unikama. Begitu juga para wakil rektor Unikama. Semuanya tercantum dengan jelas dan tegas.

Pengakuan Kemenristekdikti itu, terang Totok Prasetyo, berdasarkan legalitas hukum yang ada. Yakni, rektor yang ditunjuk PPLP PT PGRI yang diakui Kemenkumham.

Kampus Unikama hingga kini memiliki dua rektor, dampak dari perseteruan dua kubu yang belum ada titik temu. Kubu Soedja’i mengangkat Pieter Sahertian sementara Dr Koenta Aji Kurniawan diangkat sebagai pejabat rektor oleh Slamet Riyadi. Slamet Riyadi saat ini menjabat Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI) Unikama menggantikan posisi Christea Frisdiantara.

Konflik yang terjadi di Unikama hingga kini masih berlanjut. Kubu Pieter Sahertian tetap mengklaim sebagai pihak yang sah. Begitu pun pihak Koenta Aji Kurniawan. Meski telah dilantik namun belum bisa berkantor, lantaran situasi belum nyaman.

Saling mengklaim sebagai pihak yang benar akan berdampak pada proses penyelesaian yang berlarut – larut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *