KPK Mulai Menebar Ketakutan

Reporter : Cahyono

MALANG – Perasaan was sepanjang tiga hari lalu sejak KPK menggeledah dua rumah yang ditempati Bupati Malang Rendra Kresna terjawab. Tadi malam, salah satu anak buah Rendra, Ir Rhomdoni diangkut ke dalam mobil yang ditumpangi penyidik KPK.

Romdhoni dibawa KPK setelah secara maraton komisi antirasuah ini menggeledah kantor tersebut. Di dalam mobil Hiace warna putih yang dipakai KPK, seorang Kabid bernama Irianto ikut dalam mobil yang sama. Pemeriksaan KPK di kantor Romdhoni sekitar sembilan. Sekitar jam 11.00 siang hingga malam. Penggeledahan dilanjutkan di rumah Romdhoni di jalan Bunga Merak Lowokwaru, hingga tengah malam,

Sejauh ini belum ada kejelasan mengenai status dua pejabat tersebut. Apakah sebatas dimintai keterangan atau sebagai tersangka masih teka teki.

Sumber resmi dari KPK pun enggan menjelaskannya. Jubir KPK Febri Diyansah hanya mengatakan KPK berhasil menyita sejumlah uang lebih dari Rp 300 juta dari kantor Bina Marga. Selain uang juga ada dokumen yang juga ikut disita dari lokasi berbeda.

“Dari Kantor Bina Marga disita Rp 305 juta serta di lokasi lain disita dokumen dan barang bukti elektronik,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Rabu malam.

Selama berada di Malang KPK telah melakukan penggeledahan di beberapa instansi pemerintah. Baik yang berlokasi di kota maupun yang berada di Kepanjen. KPK memulai tugasnya sejak Senin malam. Diawali dengan menggeledah rumah dinas Bupati Malang, Rendra Kresna. Dalam penggeledahan ini, Rendra mengaku sudah berstatus tersangka dalam kasus dugaan gratifkasi DAK 2011.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *