Mendari : Rendra Masih Bupati

Reporter : Yosef Naiobe

JAKARTA – Keterlibatan Rendra Kresna dalam kasus dugaan gratifikasi DAK tahun 2011 yang menjadikannya sebagai tersangka oleh KPK belum mengganggu jabatannya sebagai bupati Malang

Menteri Dalam Negeri, Tjajo Kumolo via ponselnya, Rabu (10/10/2018) mengatakan hingga saat ini Rendra masih menjabat sebagai bupati. Meski demikian politisi PDIP ini mengaku masih melihat perkembangan penyidikan kasusnya.

“Masih menjabat sebagai bupati. Baru tersangka,” katanya.

Menurut Tjahjo Kumolo, bilamana dalam perkembangan ternyata Rendra ditahan pihaknya akan segera menunjuk pejabat pelaksana tugas. Untuk kasus ini mantan Komisi I DPR RI ini mencontohkan Walikota Pasuruan yang dinonaktifkan setelah ditahan KPK

“Kalau ditahan kan berarti tidak dapat menjalankan pemerintahannya. Sesuai undang – undang ditunjuk pelaksana tugasnya,” ucap Tjajo Kumolo.

Bupati Malang, Rendra Kresna sebelumnya mengaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus gratifikasi kasus DAK 2011. Pengakuan ini ia sampaikan sendiri dihadapan sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa kemarin.

Eks kades NasDem ini mengatakan mengetahui statusnya dari berita acara yang ditandatanganinya, setelah rumah dinasnya digeledah KPK.

“Saya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan gratifikasi DAK 2011. Saya mengetahuinya dari berita acara yang saya tandatangani,” katanya

Pada Senin malam sekitar pukul 18.00 wib tim penyidik KPK menggeledah rumah dinas Rendra Kresna. Bahkan kediaman pribadi Rendra tak luput dari penggeledahan yang dilakukan Komisi anti rasuah ini.

Akibat kejadian ini, ia memutuskan untuk
mengundurkan diri dari Partai NasDem. Hal pengunduran diri Rendra dibenarkan
Sekjen DPP Partai Nasdem Johny G Plate. Melalui ponselnya Johny Plate mengatakan akan segera melakukan proses pergantian Ketua DPW NasDem yang ditinggalkan Rendra.

Tiga kader Partai NasDem yang disebut – sebuat sebagai calon kuat untuk mengganti Rendra sebagai Ketua DPW NasDem Jawa Timur. Ketiga kader tersebut antata lain, Bupati Probolinggo, Ipong Muchlisoni, Anggota DPR RI, Hasan Aminudin serta Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Nasdem, H. Effendi Choirie

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *