Fenomena Hoax Ancaman Bagi Pemuda

Reporter : Dian M.

JAKARTA – Maraknya berita boax belakangan ini menyita perhatian serius anak bangsa. Hoax menyebar luas tanpa sumber yang jelas dan tanpa kendali dinilai sebagai fenomena yang mengancam pemuda Indonesia

Pandangan ini disampaikan Ketum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Najih Prasetyo dalan acara serasehan yang diselenggarakan PP PMKRI di Menteng, Sabtu kemarin.

Menurutnya tantangan pemuda saat ini adalah bagaimana menghindari paham radikalisme dan berita – berita hoax.

“Tantangan pemuda Indonesia saat ini adalah bagaimana menghindari paham radikalisme dengan cara menghindari berita-berita yang tidak jelas sumbernya.”ujarnya

Dikatakan salah satu penyebab rentannya generasi muda terpapar berita hoax adalah rendahnya budaya membaca. Najih Prasetyo juga mengingatkan pluralisme merupakan akar berdirinya bangsa Indonesia. Karena itu ia minta hal ini tidak diperdebatkan.

Sementara itu Ketua Presidium PP PMKRI, Juventus Prima Yoris Kago mengatakan beragam persoalan yang menggerogoti kehidupan berbangsa membutuhkan peran serta pemuda. Pemuda lanjutnya merupakan satu kekuatan penting yang menopang keberlanjutan perjalanan negara-bangsa Indonesia. “Pemuda Indonesia perlu mengkonsolidasikan kekuatannya bagi pembangunan bangsa dan membendung segala bentuk gerakan dan aksi yang kontraproduktif dengan wacana kebangsaan Indonesia.” kata Juventus.

Ketua DPP GMNI, Robaytullah Kusuma Jaya, beranggapan diskursus tentang Pancasila dan Nasionalisme harusnya tidak lagi dilakukan saat ini karena sudah dilakukan oleh para pejuang serta pencetus teori tentang dasar Negara Indonesia di tahun 1945. Pemuda harus bisa menyinkronkan pemikirannya yang Pancasilais dengan keberadaannya sebagai generasi milenial

“Yang terjadi hari ini harusnya adalah bagaimana mengimplementasikan dan mengaplikasikan nilai-nilai luhur pancasila tersebut,”ucap Robaytullah seraya menambahkan generasi muda harus mampu memfilter mana berita hoax dan mana berita yang benar.

Ratno Kuncoro yang hadir sebagai keynote speaker dari keamanan Khusus Baintelkam Polri mengungkapkan Indonesia terkhusus pemuda harus segera meningkatkan rasa nasionalisme untuk bisa meredam ideologi asing yang membahayakan bangsa Indonesia.

Ada tiga poin terpenting yang disorot ketiga narasumber tadi. Pancasila di tengah infiltrasi Ideologi asing, fenomena hoax, dan wacana menuju revolusi industri 4.0.

Serasehan ditutup dengan pembacaan Deklarasi Pemuda Indonesia Membangun Bangsa oleh Ketua Presidium PP PMKRI Juventus Prima Yoris Kago.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *