Connect with us

Zona Headline

Kapolres Manggarai Diminta Untuk Menengahi Kasus Saling Lapor Yang Melibatkan Anggotanya

Reporter : Yosef Naiobe

JAKARTA, Kasus saling lapor yang melibatkan Bripka Lalu Sukiman dan Herman Mbawa terjadi di wilayah hukum Polres Malanggarai, Nusa Tenggara Timur. Terkait kasus ini Kapolres diminta untuk menengahi kasus tersebut.

Pernintaan ini disampaikan Petrus Selestinus melalui siaran pers kepada media, Selasa (18/12/2018).

Kasus saling lapor ini dipicu kasus penganiayaan. Herman Mbawa sebagai korban melaporkan Bripka Lalu Sukiman ke Polisi. Herman membuat laporan pada tanggal 30 November 2018 atau hanya berselang sehari setelah dirinya dianiaya yang diduga dilakukan Bripka Lalu Sukiman.

Sementara kasusnya masih berproses Bripka Lalu Sukiman juga membuat laporan polisi pada 7 Desember 2018 atas sangkaan pemfitnahan. Hingga kini Laporan Herman Mbawa dengan nomor LP/230/XI/2018/NTT/Res. Manggarai, tertanggal 30 November 2018 masih terus diproses namun belum mendapatkan laporan perkembangan hasil penyelidikan.

“Tindakan demikian patut dinilai sebagai upaya yang bertujuan untuk menghentikan langkah penyidik dan propam Polres Manggarai dalam meminta pertanggungjawaban pidana dan disiplin terhadap Bripka Lalu Sukiman,” tulis Petrus dalam siaran persnya.

Pengacara asal NTT ini menegaskan Kapolrea Manggarai harus bertindak bijaksana, terutama harus menjadi penengah yang baik atas dasar itikad baik, jika hendak menyesaikan laporan penghinaan terhadap Bripka Lalu Sukiman.

Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Jakarta ini mempertanyakan begitu cepatnya Polres Manggarai mengirim surat panggilan kepada Herman Mbawa sebagai saksi dalam merespons laporan Bripka Lalu Sukiman hanya dalam tiga hari setelah LP dibuat tanggal 7 Desember 2018 menjadi petunjuk kuat bahwa Polres Manggarai lebih memprioritaskan laporan Bripka Lalu Sukiman.

“Ini bisa jadi laporan Bripka Lalu Sukiman bernomor LP/235/XII/2018/NTT/Res. Manggarai Tanggal 7 Desember 2018, akan dijadikan alasan untuk meng SP3 Laporan Polisi Herman Mbawa atau bisa saja dibarter sebagai syarat untuk tidak saling menuntut. Ujungnya Laporan Polisi dari Herman Mbawa yang di SP3-kan,” bebernya.

Petrus Selestinus juga menyarankan kepada Kapolres agar laporan Bripka Lalu Sukiman tentang Penghinaan sebaiknya mengedepankan penyelesaian secara adat Manggarai dengan melibatkan Tokoh Adat Manggarai di Elar. Meski demikian ia berharap penegakan hukum terkait dengan tindakan main hakim sendiri sebagaimana telah dilaporkan oleh Herman Mbawa ke Polres Manggarai atas peristiwa pidana (penganiayaan) yang terjadi pada tanggal 29 November 2018, yang diduga kuat dilakukan oleh Bripka Lalu Sukiman, harus tetap diproses.
“Proses hukumnya harus tetap berjalan untuk menjaga cintra Kepolisian RI,”ungkanya.

Soal menjaga citra Polisi, Petrus mengutip pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dalam berbagai kesempatan selalu memberi pesan kepada jajarannya menekankan pentingnya menjaga citra Polri di mata masyarakat dengan meningkatkan kemampuan profesionalisme. Divisi Humas Polri yang dekat dengan media harus menjadi corong untuk memberikan informasi simpatik demi citra Polri.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 ZONANUSANTARA.COM - Portal Berita Online Indonesia dan Dunia