Connect with us

Zona Headline

Natal Bersama Dihadiri Umat Dari Timor Leste Menggunakan Tiga Bahasa.

Reporter : Lius Salu

TIMOR – Peristiwa Natal tahun ini menghadirkan nuansa berbeda. Selain dihadiri umat Katolik dari Indonesia dan Timor Leste, perayaan Natal yang dihadiri sedikitnya 3000 umat antara negara ini menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Tetum Portugis dan Bahasa Dawan (Timor).

Perayaan Natal dilaksanakan di Pos TNI Haumeni Ana, (30/12/2018) ini dipimpin tiga orang Pastor dari dua negara yang masih memiliki hubungan kekerabatan sebelum berpisah melalui referendum. Ketiga Romo tersebut yakni Romo Yansen Faentaono Pr dari Indonesia dan Pater Agusto serta Pater Jose Nitsae dari Distrik Oekusi Timor Leste, mengusung tema “Natal menjadikan kita “manusia baru” penuh kasih dan damai. “Natal halo ita sai”Ema Foun” nakonu ho paz no domin”.

Pastor Paroki St. Maria Ratu Oeolo, Romo Yansen dalam kotbahnya mengatakan, Natal merupakan momen yang sangat strategis bagi umat untuk menghayati kasih Allah yang besar bagi dunia.
Sebagai umat Allah, harus saling menghargai sebagai saudara.

“Bersaudara bukan hanya pada moment Natal. Tapi setiap waktu. Dengan Natal, kita dibarukan melalui doa untuk membangun paroki St. Maria Ratu Oeolo dan paroki St. Yohanes Pasabe. Harus saling mendukung dalam memajukan perekonomian di tapal batas. Karena itu mari kita menebar cinta kasih dan damai di mana saja kita berada,”pinta Romo dalam kotbahnya.

Pastor Paroki St. Yohanes Pasabe, Pater Agusto menilai perayaan Natal antar negara ini merupakan ide liar yang menjadi kenyataan. Perayaan Natal merupakan sebuah momentum untuk bagaimana merajut kembali hubungan kekeluargaan yang jauh terbina sebelum Timor Leste lepas dari Indonesia.

“Kita ini hanya berbeda secara administratif saja. Namun hubungan kekeluargaan sudah terbina sejak jaman nenek moyang kita hidup. Kalau ada pasar perbatasan, kenapa Natal perbatasan tidak ada,”ucap pater Agusto dengan nada tanya.

Menurut Wadan satgas pamtas RI sektor barat, Mayor Inf. Topan Novanto, Natal adalah sebuah pengorbanan karena Yesus Kristus lahir kedunia untuk kita semua. Mudah-mudahan natal ini menjadi sebuah kebaikan untuk kita semua tanpa pandang bulu. Karena dimata Tuhan kita semua sama,”jelas Mayor Topan.

Camat Pasabe Timor Leste Antonio Ulan berharap natal ini membangkitkan semangat satu rumah adat warga Oeolo (Indonesia) dan warga Pasabe (Timor Leste).

Ia mengatakan sebagai kaki tangan pemerintah Timor Leste, pihaknya dituntut dan dipaksa untuk membuat yang terbaik bagi masyarakat yang ada di sepanjang garis perbatasan.

“Jujur bahwa, kami para Camat yang tugas di sepanjang garis perbatasan dituntut dan dipaksa untuk mengabdi secara baik bagi masyarakat yang ada di sepanjang garis batas.

“Karena itu, kita harus buktikan bahwa keadaan di bikomi nilulat dan pasabe aman terkendali sejak jaman nenek moyang kita. Kita hanya dibedakan oleh bendera namun itu hanya lambang. Hubungan kekeluargaan sudah terjalin jauh sebelum situasi memisahkan kita. Perlu diingat keluarga tidak mengenal batas. Dan batas tidak mengenal keluarga,”tegasnya.

Camat Bikomi Nilulat, Marsel Sara mewakili pemerintah setempat mengatakan perayaan Natal bersama yang dilaksanakan dan terpusat di Pos TNI Haumeni Ana merupakan gagasan dari Pastor Paroki St. Yohanes Pasabe distrik Oecusi Timor Leste dan Pastor Paroki St. Maria Ratu Oeolo dan Komandan Pos Haumeni Ana.

Marsel mengatakan sebagai Camat, dirinya mendukung niat baik tersebut. Agar terlaksana dengan baik, lanjut Marsel, pihaknya membangun koordinasi dan konsultasi dengan semua komponen termasuk Bupati TTU, Dandim 1618/TTU, Kapolres TTU dan Camat Pasabe.

Dan hal ini, imbuh Marsel, disambut baik sehingga berjalan dengan baik walaupun terganggu dengan hujan tetapi umat dari ke dua paroki tetap hikmat mengikuti perayaan misa Natal sampai selesai.

“Hal ini membuktikan bahwa walaupun kita berbeda negara tetapi satu rumah adat. Kita bersaudara sehingga umat dari kedua paroki sangat antusias untuk melepas rindu di perbatasan bersama keluarga dalam acara tersebut.

“Saya sampaikan terimakasih untuk Pastor paroki baik dari Pasabe maupun Oeolo, juga kepada pihak keamanan Dan Pos Haumeni Ana yang telah mendukung perayaan Natal ini,” ujarnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 ZONANUSANTARA.COM - Portal Berita Online Indonesia dan Dunia