Connect with us

Zona Headline

Persiapkan Siswa Jadi Pemimpin SMAK Warta Bakti Gelar LKTD

Reporter : Lius Salu

TIMOR – SMA Katolik Warta Bakti Kab Timor Tengah Utara, NTT menggelar kegiatan Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD). Kegiatan yang dilaksanakan belum lama ini diikuti 71 siswa sebagai proses pengkaderan kepemimpinan ke depan.

Kepala sekolah SMAK Warta Bakti Kefamenanu, Stefanus Nautu, S.Sos mengatakan, LKTD merupakan program tahunan sekolah yang sudah dilaksanakan sejak 2011. LKTD menerapkan sistim teori dan praktek.

Kegiatan LKTD, menurut Stefanus, menghadirkan delapan orang pemateri dari unsur rohaniawan dan para guru SMAK Warta Bakti.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di aula Soverdi Noemeto ini, Stefanus Nautu, S.Sos memaparkan materi tentang kepemimpinan dasar (leadership). Sementara salah seorang rohaniawan Katolik, Pater Andy Melo, SVD membawa materi tentang kepemimpinan kaum muda dan remaja katolik yang berkarakter.

Narasumner lainnya, Vitalis Loe Mela memaparkan membangun komunikasi yang efektif, Sedangkan Oktovianus Tahoni mengupas publik speaking. Dominggus Amsikan tentang teknik memimpin rapat.

Sementara Pater Hiro Aron mengupas Remaja kristen yang berwirausaha. Yulius Am’isa tentang teknik berdiskusi narasumber terakhir Rofinus Tae mengulas motivasi berorganisasi.

“Selain latihan kepemimpinan tingkat dasar ada juga kegiatan ret-ret, pelatihan jurnalistik, bulan kitab suci nasional, bulan lomba bahasa dan lomba paduan suara,”ujar Kepsek Stefanus kepada media ini, Sabtu (22/12/2018).

Stefanus berharap melalui LKTD
membangun semangat para siswa dan lebih memperbanyak literasi. “Sekarang jaman HP, jadi banyak anak yang tidak mau belajar lagi. Dan ini merupakan salah satu syarat untuk membangkitkan semangat anak agar lebih banyak wajib literasi,”tandas Stefanus.

Stefanus juga mengaku dampak teknologi bagi siswa. Di mana kata dia banyak siswa yang kurang bersemangat untuk belajar. Tujuan lain membangkitkan rasa optimisme dan sikap keberanian menatap masa depan. ” Anak anak harus berani tampil,” kata dia.

Stefanus juga mengharapkan para siswa tidak menganggap sederhana sebuah pekerjaan. Dia beralasan dalam prakteknya ternyata tidak semuda yang kita bayangkan sebelumnya. Ia mencontohkan ketika menyampaikan materi kepemimpinan dasar (leadership), “Saya ambil tiga buah batu dan suruh peserta untuk teliti mana yang berat dan mana yang ringan, dan ternyata banyak yang tidak bisa,”ungkapnya.

Latihan ini mendapat respon positif dari Kandida Yuliana Bole. Siswa kelas X Mia 2. dengan wajah berseri menceritakan pengalamannya selama tiga hari mengikuti LKTD. Mereka dilatih untuk menjadi seorang pemimpin yang baik.

“Saya sangat senang karena dengan kegiatan ini, saya dilatih menjadi seorang pemimpin yang baik. Dalam kegiatan ini, kami bukan hanya dilatih menjadi pemimpin yang baik tetapi juga membentuk karakter kami menjadi lebih baik. Kegiatannya sangat disiplin. Setiap menit ada kegiatan sehingga tidak ada waktu yang terlewatkan tanpa kegiatan,”ujar gadis manis turunan Manggarai ini.

Ia berharap kedepan, kegiatan LKTD tetap dilakukan demi pembentukan karakter dan disiplin calon-calon pemimpin yang berintegritas dan berkualitas.

Menariknya di sela kegiatan tersebut Pater Hiro Aron Svd melatih peserta untuk membuat minuman dengan menggunakan bahan dasar daun kelor. Pater Hiro yang pernah bertugas di Paroki Mamsena ini juga mahir meramu buah mengkudu menjadi minuman lezat

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 ZONANUSANTARA.COM - Portal Berita Online Indonesia dan Dunia