Waspadai Permainan Kartel, Polres Malang Pantau Harga Kebutuhan Pokok

Reporter : Y. Kiswara

MALANG – Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru tim Satgas Pangan Kabupaten Malang dan Polres Malang mewaspadai permainan kartel yang berdampak pada melonjaknya harga bahan kebutuhan pokok di pasaran.

Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung menyebutkan, kestabilan harga bahan kebutuhan pokok harus tetap terjaga menjelang tutup tahun ini. Kestabilan harga pangan juga menjadi fokus Polres Malang dalam Operasi Lilin Semeru 2018.

“Fokus perhatian terkait menstabilkan harga pangan, itu sudah ada tim Satgas Pangan, nanti hari Kamis kita juga undang dari stakeholder dinas-dinas terkait, termasuk Bulog untuk membicarakan teknis masalah itu. Biasanya kecenderungan menjelang Ramadan, Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru, permintaan barang itu meningkat tentu harus dibarengi dengan suplai yang cukup, tetapi harus kita pastikan tidak ada permainan kartel ataupun pedagang-pedagang ‘nakal’,” kata pria yang akrab disapa Ujung itu, Rabu (5/12/2018).

Ujung menambahkan, untuk tim Satgas Pangan sendiri sebenarnya sudah ada sejak Surat Keputusan (SK) Bupati Malang diterbitkan tahun lalu.

“Tinggal kita revitalisasi kembali, tinggal kita aktifkan kembali untuk melaksanakan tugasnya,” sambungnya.

Menurut Ujung, jika ada kenaikan harga bahan kebutuhan pokok hingga mencapai 10 persen saja, pihaknya akan bersiap turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan.

“Ya operasi pasar, monitor harga-harga bahan pokok. Kalau dia naik 10 persen saja, itu sudah menjadi reminder buat kita, apa yang terjadi. Apakah memang suplainya kurang, atau gagal panen, atau ada permainan kartel. Kalau ada permainan kartel pengusaha, Reskrim turun melakukan penindakan,” terangnya.

Hingga saat ini, kata Ujung, belum ditemukan adanya kenaikan harga bahan pokok yang terlalu signifikan. Namun, pihaknya tetap menyiapkan langkah-langkah antisipasi bila hal tersebut terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *