Connect with us

Zona Headline

Melchias Markus Mekeng Bantah Terlibat Kasus PLTU Riau 1

Reporter Pieter Sambut

JAKARTA – Melchias Markus Mekeng membantah terlibat dalam kasus PLTU Riau 1. Bantahan ini disampaikan melalui kuasa hukumnya Petrus Selestinus, SH kepada wartawan Jumat (4/1/2019.

Dalam kasus ini KPK telah menetapkan Wakil Ketua Komisi VII DPR, Eni Maulani Saragih sebagai terdakwa. Pada persidangan sebelumnya di Pengadilan Tipikor
Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan Direktur PT Borneo Lumbung Energi dan Metal, Nenie Afwani. Dipersidangan jaksa mencecar Nenie soal keterlibatan Melchias Marcus Mekeng dalam proyek PLTU Riau-1.

Dugaan keterlibatan politisi senior ini kemudian menghiasi sejumlah media online.

Dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Mekeng disebut sebagai pihak yang mempertemukan ‎Nenie dan atasannya, Samin Tan kepada terdakwa Eni Saragih.
Nenie dalam keterangannya tidak mengenal sosok Mekeng. Nenie menyebut hanya mengetahui Mekeng sebagai teman dekat Samin Tan. Jaksa kembali mempertegas sosok Melchias Markus Mekeng yang merupakan anggota DPR RI dari fraksi Golkar. Namun Nenie berdalih dirinya baru mengetahui bahwa Mekeng merupakan anggota DPR dari Fraksi Golkar ketika diperiksa sebagai saksi pada saat proses penyidikan di KPK.

“Jaksa sebenarnya ingin menguji konsistensi saksi, apakah Mekeng terlibat dalam kasus korupsi PLTU Riau-1. Saksi ternyata konsisten. Dia tidak mengenal Mekeng. Dia hanya tahu Mekeng adalah orang yang mempertemukannya dengan terdakwa Eni Saragih. Tidak lebih dari itu. Jadi, jelas klien kami tidak terlibat dalam transaksi bisnis yang berujung pada perbuatan korupsi yang melibatkan Erni Saragih sebagai terdakwa,” tandas Petrus Selestinus.

Koord Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) menjelas posisi kliennya sebatas mempertemukan. “Mempertemukan orang itu hal yang biasa dan manusiawi. Jika ada warga yang meminta bantuan klien kami untuk bertemu dengan koleganya di DPR, ya sah-sah saja. Apa salahnya?” ujar Petrus Selestinus dengan nada tanya.

Pengacara senior asal NTT ini lantas meminta masyarakat tidak menggiring opini publik, seolah-olah Mekeng terlibat dalam kasus korupsi PLTU Riau-1. Ia beralasan BAP maupun keterangan saksi, posisi Mekeng tidak terlibat.

Eni Saragih, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI didakwa menerima gratifikasi berupa uang sebesar Rp 5.600.000.000,- dan SGD 40.000,- dari beberapa direktur dan pemilik perusahaan yang bergerak di bidang minyak dan gas (migas), di antaranya PT Borneo Lumbung Energi dan Metal.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © 2017 ZONANUSANTARA.COM - Portal Berita Online Indonesia dan Dunia