27 Produk Ikan Makarel Kalengan Positif Cacing

KEDIRI – Adanya temuan 27 merek produk ikan kalengan (sarden) jenis ikan makarel yang mengandung cacing, oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia.

Ditindaklanjuti oleh pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Kediri, dengan melakukan pengecekan ke lapangan guna mengetahui apakah masih ada yang beredar di pasaran. “Karena sesuai dengan edaran BPOM RI tertanggal 27 Maret 2018, seluruh produk yang terbukti mengandung cacing harus ditarik dari peredaran,” tutur Kepala Disperindag Kota Kediri, Yetty Sisworini.

Dari beberapa lokasi yang didatangi oleh tim dari Disperindag, diantaranya pusat perbelanjaan yang berlokasi di Kediri Town Square. Sudah tidak lagi ditemukan produk yang dilarang beredar oleh BPOM, karena pihak manajemen langsung menarik dan mengemas kembali untuk dikembalikan ke produsen. “Meski sempat terjual sebagian, tapi sisanya sudah dikumpulkan dan akan dikembalikan ke produsen,” papar Yetty.

Dari 11 merek produk ikan makarel kalengan, di lokasi tersebut tercatat ada 4 merek yang termasuk dilarang beredar yakni ABC, Botan, King Fisher dan Maya.

Selanjutnya Yetty mengaku akan terus melakukan pengecekan ke lapangan, termasuk ke toko kelontong, pasar tradisional lainnya. “Supaya jangan sampai ada produk yang termasuk dilarang beredar masih dikonsumsi masyarakat,” tegasnya.

Karena meskipun kondisi cacing sudah mati, akibat proses pembuatan ikan kalengan. Masih bisa memberikan dampak pada kesehatan, yaitu diare atau gangguan pencernaan lainnya.

Seperti diketahui berdasarkan hasil penelitian BPOM RI, dari total 541 merek produk ikan makarel kalengan, 66 yang ada di pasaran dan diuji ditemukan 27 merek yang positif mengandung cacing. Dari 27 merek tersebht, 16 merk produk impor dan 11 merek produk dalam negeri.rif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *