“Kartini” Dari Timor Lolos Ke Rusia

JAKARTA- Veronica Puspita Maharani Leu Naibini lolos mendapat beasiswa dari Pemerintah Rusia. Rani demikian ia disapa termasuk beruntung. Dari ratusan peserta yang ikut seleksi di Pusat Kebudayaan Rusia di Jakarta, hanya sedikit yang diterima.

Mendapat beasiswa dari Rusia merupakan prestasi membanggakan, karena seleksinya sangat ketat. Rani bangga lantaran melalui kesempatan ini mimpi menjadi diplomat bakal menjadi kenyataan.

Gadis kelahiran Jakarta 11 April 1999 ini, rencananya mengambil jurusan Hubungan Internasional di Moskow. Di negeri Presiden Putin itulah, anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Bernard Hetman Leu Naibini dan Irma Lake ini ingin mewujudkan mimpinya menjadi seorang diplomat.

“Sejal kecil saya pingin jadi diplomat,” kata Rani di Pondok Gede Jakarta, Selasa (10/04/2018).

Ketika ditanya motivasi menjadi diplomat, mantan atlit bola basket mewakili Jawa Barat ini mengaku dengan menjadi diplomat ia bisa memperkenalkan bangsa Indonesia ke berbagai belahan dunia. Ia ingin mempromosikan kebudayaan Indonesia dan toleransi beragama sebagai wujud kecintaan terhadap Indonesia.

Meski lahir di Jakarta “kartini” dari Timor ini tidak pernah melupakan asal usulnya, di negeri matahari terbit Timor Timur yang kini menjadi Negera Timor Leste.

Rani yang tengah memperdalam bahasa Rusia di Pusat Orientasi Rusia Indonesia (Porin) Jakarta ini mengaku akan meninggalkan Indonesia menuju Rusia September mendatang. “kami masih memperdalam bahasa Rusia. Nanti berangkat sekitar September,” ujarnya.

Selain belajat bahasa Rusia, peserta beasiswa asal Indonesia ini juga mempelajari budaya tentang Rusia.

Remaja putri lulusan SMAK Pangudi Luhur Bekasi ini mengaku telah siap mental meski awalnya agak ragu, terurama bahasa Rusia yang dinilai sedikit sulit.yos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *