Menkes Dituding Berpihak Pada Pengusaha

Foto : ilustrasi(piah.com)

Soal temuan cacing dalam ikan makarel kalengan

BLITAR – Pernyataan Menteri Kesehatan RI Nila F Moeloek yang menyatakan jika cacing yang ditemukan dalam produk ikan makarel kalengan, aman dikonsumsi jika diolah dengan benar yang dilansir berbagai media.

Memicu kontroversi di masyarakat, karena menjadi multitafsir. Bisa dipahami banyak orang, jika cacing yang dikatakan mengandung protein tersebut aman dikonsumsi.

Hal ini langsung mendapat respon dari berbagai kalangan mulai masyarakat biasa, wakil rakyat di parlemen hingga penggiat bidang kesehatan.

Bahkan Koordinator Dewan Kesehatan Rakyat (DKR) Jawa Timur Arif Witanto menegaskan jika pernyataan Menkes tersebut, dianggap membela pengusaha ikan makarel kalengan. “Seharus Bu Menkes bisa lebih bijak memberikan keterangan, karena sekarang sedang ramai dibicarakan masyarakat. Kesannya malah membela pengusaha,” tegasnya.

Apalagi disampaikan oleh Menkes Nila, jika masyarakat tidak perlu panik dengan kondisi ini. Karena cacing tersebut tidak mengandung zat yang berbahaya untuk kesehatan, sebelum dikonsumsi juga diolah (dimasak) lagi.

Ditambahkan Arif, meskipun tidak mengandung zat berbahaya. Jika ada kemungkinan menyebabkan gangguan kesehatan, jelas makanan tersebut tidak layak dikonsumsi. “Lebih baik jika statemen Bu Menkes menenangkan masyarakat, misalnya membantu memantau kondisi di lapangan jika menemukan produk yang mengandung cacing dan hindari mengkonsumsinya,” imbuh Arif.

Kondisi ini memang kontradiktif dengan apa yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, yang langsung mengeluarkan edaran agar menarik daru peredaran 27 merek produk olahan ikan makarel kalengan yang terbukti mengandung cacing. Cacing tersebut diduga kuat berasal dari perut ikan makarel, yang diimpor dari luar negeri.ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *