Pelajari Budaya Minang

Padang –  SMA Katolik Don Bosco Padang Sumatera Barat memasukan  budaya dan kearifan lokal sebagai salah satu kegiatan ekstra kurikuler. Kegiatan ini dianggap sebagai pendekatan budaya kepada siswa.

Kepala SMAK Don Bosco Padang, Martin Kiwan mengatakan belum lama ini pihak sekolah melakukan kunjungan budaya di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.  Kunjungan selama dua hari Sabtu dan Minggu ini  diikuti 270 siswa. “Siswa yang berangkat berasal  dari Kelas XI jurusan matematika dan ilmu alam (mia) dan jurusan ilmu ilmu sosial (iis) didampingi 10 orang guru,” kata Martin Selasa, (27/03/2018)

Kegiatan ini dipusatkan di perkampungan Muara Labuh di mana terdapat saribu rumah gadang. Rumah gadang merupakan salah satu bentuk rumah adat yang masih kental dengan nuansa budaya Minang.

Siswa SMAK Don Bosco Padang Kunjungi Kawasan Saribu Rumah Gadang di Solok Selatan

Dikatakan studi budaya dimaksudkan untuk membangkitkan semangat  siswa mencintai dan memahami budaya serta adat istiadat yang masih dipelihara masyarakat setempat. Siswa bisa mengetahui secara langsung bagaimana masyarakat Minang melestarikan budayanya.

Di Muara Labuh selain mempelajari budaya para siswa dilatih membuat masakan lokal seperti lamang dan rendang. Lamang merupakan masakan khas tradisional dari beras ketan di kasih bumbu dan dibakar pakai bambu.  Sedangkan rendang adalah masakan daging sapi dengan rempah rempah dan santan. Prosesnya membutuhkan waktu sekitar 2 sampai 3 jam lamanya.

Selain mempelajari masakan tradisional para siswa juga belajar tentang struktur bangunan rumah adat Minang. Martin menambahkan masyarakat Minang hingga saat ini masih mempertahankan budayanya.  Segala bentuk acara adat dipusatkan di rumah gadang. Acara ini biasanya dipimpin oleh Nini Mamak dan para datuk. @ andi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *