Persaudaraan Tanpa Batas CCBC

BLITAR – Para pemilik kendaraan roda 4 yang tergabung dalam City Car Blitar Community (CCBC), menggelar family gathering dalam rangka memperingati setahun berdirinya komunitas ini yang jatuh tepat pada 9 April 2017.

Meskipun mereka terdiri dari berbagai jenis pemilik mobil, namun dengan semangat yang kuat bertekad membangun  rasa persaudaraan tanpa batas. Tanpa batas jenis kendaraan, tanpa batas status sosial dan tanpa batas tergabung dalam komunitas apa pun.

Kini setelah setahun berdiri, komunitas yang diarsiteki Arif sebagai Ketua CCBC, Mufa Wijaya Admin dan Rudi Ekana Bendahara ini. Menggelar family gathering, untuk semakin mempererat rasa persaudaraan.

Disampaikan Ketua CCBC, Arif Juli Prabowo jika komunitas ini bebas mewadahi para pecinta otomotif terutama mobil, dari jenis apa pun, dari club apa pun. “Bahkan dari luar Blitar, juga dipersilahkan bergabung jika memang ingin membangun persaudaraan bagi sesama pecinta otomotif,” kata Arif.

Sebanyak 15 mobil, dari jenis sedan, minibus dan jeep. Terlihat bergabung dalam acara yang digelar di Kota Batu selama 2 hari 7-8 April 2018 kemarin.

Dengan mengambil start Sabtu(7/4/2018) pagi di Jl. Sudanco Supriadi Kota Blitar sekitar pukul 10.00 Wib, iring-iringan mobil berbagai warna mulai meluncur menuju lokasi family gathering di Kota Batu.

Setelah berhenti di beberapa chek point yang disepakati, guna mengecek kondisi rombongan dan kendaraan. Sekitar pukul 15.00 Wib, iring-iringan tiba di lokasi acara. Setelah istirahat, malam harinya acara inti mulai digelar di resto yang berada di hotel tempat menginap.

Salah satu bukti bahwa rasa persudaraan itu ada, beberapa jam sebelum keberangkatan. Arif selaku Ketua CCBC terpaksa tidak bisa ikut berangkat, karena adanya musibah anggota keluarga yang meninggal dunia.

Namun, karena acara yang sudah direncanakan dan disiapkan sejak sekitar 3 bulan lalu ini harus terus terlaksana. Mufa Wijaya selaku Admin CCBC dan Rudi Ekana sebagai Bendahara CCBC, langsung mengambil alih komando acara. “Saya ucapkan terima kasih atas pengertian teman-teman dan kekompakan panitia, karena acara bisa berjalan lancar dan sukses. Meskipun terpaksa tanpa kehadiran ketua,” ungkap arif.

Sekitar 50 orang terdiri dari anggota CCBC beserta keluarga yang hadir, mengikuti seluruh rangkaian acara yang berlangsung santai, meriah dan penuh kekeluargaan. Mulai dari hiburan, game, pembagian doorprize, potong kue sampai pesta kembang api.

Disampaikan Mufa Wijaya, jika CCBC ini targetnya bukan hanya pemilik mobil di Blitar Raya saja. Tapi sesama penggemar otomotif dari daerah lain, boleh bergabung seperti Trenggalek, Tulunggung, Kediri dan Malang Raya. Termasuk dari berbagai club lain, juga boleh bergabung. Karena berkomunitas tidak perlu ada batasan, semakin banyak club yang diikuti semakin banyak saudara. “Tidak ada target untuk mencari anggota, karena kita tidak mau ada paksaan,” ungkap pemilik Wijaya Laptop & Gadget Shop.

Banyak hal positif yang didapatkan, sharing mengenai otomotif, sarana tukar informasi bisnis, bisa berbagi melalui kegiatan sosial dan ajang refreshing. “Jadi komunitas mobil bukan ajang pamer kendaraan, modifikasi ato sekedar kongkow. Tapi harus ada sisi positifnya yang bermanfaat, terutama menambah saudara sesama pecinta otomotif,” imbuh Rudi Ekana owner Terbul Mboke ini.

Esok harinya Minggu(8/4/2018) setelah sarapan pagi dan breefing, disepakati menuju lokasi wisata di Desa Wisata Pujon Kidul Cafe Sawah dan Waduk Selorejo. Hingga sore, rombongan bertolak kembali pulang.ais

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *