Connect with us

Politik

Paket Desa Sejahtera Tunggu Gerindra Untuk Deklarasi

Published

on

Davis Juandi dan Eusabius Binsasi

Jakarta, zonanusantara.com– Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati David Juandi dan Eusabius Binsasi rencananya dalam minggu ini segera melaksanakan deklarasi.

Hal ini diungkapkan David Juandi saat dikonfirmasi Sabtu, (1/8). Pasangan dengan tagline Desa Sejahtera ini masih menunggu rekomendasi dari Partai Gerindra.

” Kami tunggu saja rekomendasi dari Gerindra. Kalau dalam waktu dekat sudah ada segera deklarasi,”ujarnya.

Paket Desa Sejahtera belum lama ini mendapat rekomendasi dari PKB, Hasil Pemilu 2019, partai berlambang bola dunia ini meloloskan tiga orang di legislatif. Sementara syarat untuk bisa mendaftar di KPUD minimal enam kursi.

Menurut David Juandi Gerindra hampir final . Mantan pejabat ASN di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Nusa Tenggara Timur ini mengaku sudah ada komitmen dengan partai pimpinan Prabowo Subianto. Meski tidak menjelaskan komitmen yang disepakati dengan Gerindra, David Juandi memastikan sudah tidak ada masalah dengan Gerindra.

Sementara itu Ketua Tim Pemenangan Paket Desa Sejahtera, Robertus Vinsen Nailiu menambahkan selain Gerindra dan PKB, Golkar juga akan menyusul menerbitkan rekomendasi untuk paket Desa Sejahtera.

Kader Golkar yang juga mantan Ketua DPRD TTU ini menegaskan partai Golkar dengan komposisi empat kursi di legislatif ini memilih kursi 01 ketimbang 02.

Saat ini salah satu kader Golkar Amandus Nahas mencalonkan diri sebagai wakil bupati berpasangan dengan Frangky Saunoah dari PDI Perjuangan. Pencalonan anggota DPRD TTU ini menemui kendala. Ia pun harus menerima kenyataan telah didemisioner dari jabatan Ketua Golkar sebagai konsekwensi politik di internal partai beringin itu.

“Tidak mungkin Golkar dengan empat kursi menerima tawaran sebagai wakil bupati,” tandasnya.

PDI Perjuangan memiliki dua kursi di legislatif ini memutuskan mengusung Frangky Saunoah untuk maju di Pilkada TTU, 9 Desember. Pasangan yang disingkat Fresh justru lebih dahulu mendapat rekomendasi dari Demokrat, sementara PDI Perjuangan belum menerbitkan rekomendasi.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan NTT Hiro Banafanu membenarkan partai besutan Megawati Soekarnoputri itu belum mengeluarkan SK untuk Fresh.

“Belum ada SK. Kita masih menunggu,”ujarnya.

Komisi I DPRD NTT ini menjelaskan ada mekanisme dan strategi partai yang menjadi pertimbangan sebelum SK itu dikeluarkan.

Pasangan lain yang juga telah mendapat rekomendasi antara lain Yosef Falentinus Kebo dan Agustinus Meol. Pasangan yang disingkat Faham ini mengantongi rekomendasi dari Partai Berkarya dan Hanura. Sedangkan Frangky Saunoah dan Amandus Nahas sejauh ini baru dapat SK dari Demokrat.


Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *