Home Ekonomi LP4 Trisakti Bedah Buku Perkoperasian

LP4 Trisakti Bedah Buku Perkoperasian

Dr Sri Untari di acara bedah buku koperasi

MALANG, Lembaga Pengkajian, Penelitian dan Pengembangan Perkoperasian (LP4) Trisakti Jawa Timur meluncurkan dan membedah dua buku tentang pentingnya penerapan sistem Tanggung Renteng dalam berkoperasi. Buku berjudul, ‘Koperasi dan Sistem Tanggung Renteng dalam Menghadapi Tantangan Jaman’ dan ‘Koperasi Bersistem Tanggung Renteng Dahsyat, ini dibedah oleh Pembedahnya Ketua Bidang Diklat Dekopinwil Jatim Drs H Joko Rokhani Sanjaya MM dan Ketua Bidang SPI Dekopinda Kota Malang, Dr. Agung Haryono, SE, MP, Ak., Senin (21/09)

Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Dr. Sri Untari Bisowarno M.AP, yang juga Pembina LP4 Trisakti Jatim ini menyampaikan bahwa sistem Tanggung Renteng memiliki filosofi dan prinsip-prinsip seperti tanggung jawab hingga kebersamaan dan gotong royong.

“Karena itulah dengan menerapkan sistem tersebut membuat koperasi tangguh. Karena Sistem ini mampu bertahan dan menyelamatkan koperasi saat masa-masa sulit,”ujar Sri Untari.

Peluncuran buku itu, menurut Sri Untari, akan menjadi transformasi sejarah sistem Tanggung Renteng dari Mursia Zaafril Ilyas lalu dilanjutkan Untari dan berikutnya.

Ia berharap generasi muda harus bisa melihat sistem ini secara utuh dan bisa menjaga dan menerapkan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Apalagi Sistem Tanggung Renteng bisa beradaptasi dengan jaman dan bisa dilakukan sesuai kebutuhan dunia digital asalkan Pengurus koperasi mau berjuang. Bhakan disaat Covid 19 sisten ini terbukti mampu menyelesaikan masalah.

Ketua LP4 Trisakti Jawa Timur Deddy Satya Dewanto, S.So., MM. mengatakan, penulisan dua buku itu merupakan rangkaian proses kreatif yang dilakukan lembaganya.

Secara umum, isi dua buku tersebut semi ilmiah dan populer. Cakupan materinya tentang keunggulan sistem Tanggung Renteng, teknis pelaksanaan Tanggung Renteng hingga kaderisasi dan pelaksanaannya.

“Proses penulisan dua buku tersebut berlangsung sangat singkat hanya 2,5 bulan. Diawali survei di 31 koperasi yang tersebar di berbagai wilayah, di antaranya di Malang Raya, Ngawi, Surabaya, Sidoarjo, Mojokerto, Jember hingga Sumenep,”Deddy.

Deddy yang juga ketua tim penulisan buku ini mengatakan, bersamaan dengan survei dan penulisan buku juga dilakukan focus group discussion (FGD) untuk menggali data sekaligus klarifikasi hasil survei. Selain itu dilakukan pula workshop, seminar pracetak, hingga bedah buku.

“Di tengah itu kami juga melakukan diklat untuk 70 koperasi dengan materi Tanggung Renteng dan leadership,”tambah dia.

Ia berharap peluncuran buku ini, menambah wawasan insan koperasi menindaklanjuti dengan mempelajari sistem Tanggung Renteng dan menerapkannya. Koperasi yang menggunakan sistem Tanggung Renteng dengan benar, dijamin pasti berkembang karena memiliki banyak manfaat. Itu dibuktikan oleh Koperasi Setia Budi Wanita (SBW) dan beberapa koperasi lainnya.

Pria yang juga Ketua Learning Center (LC) Koperasi SBW, dan Kepala Litbang Koppas Citra Kartini Sumberpucung ini menjelaskan, jika ingin koperasi maju maka terapkanlah sistem Tanggung Renteng.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Garda Puti Soekarno Total Menangkan Kelana-Astutik

SIDOARJO,- Garda Puti Soekarno Relawan Puti Guntur Soekarno, total memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Kelana - Astuti. Tim yang tergabung...

Hari Terakhir Masa Kampanye Astutik Janjikan Infrastruktur Yang Layak

SIDOARJO,- Dwi Astutik menjanjikan pembangunan jalan yang layak. Ia menegaskan selama masa kepemimpinannya tak satu pun jalan di wilayah itu yang dibiarkan rusak. Penegasan ini...

KASN Menilai Masa Tenang Rawan Pelanggaran Bagi ASN

JAKARTA, - Tahapan Pilkada akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yakni pada 6-8 Desember 2020. Komisioner Aparatur Sipil Negara (KASN) menilai rentang waktu...

Cabup Kelana Aprillianto Lepas Sepeda Santai

SIDOARJO, Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo, Jawa Timur Kelana Aprillianto, melepas sepeda santai yang digelarKelana center di Posko Pemenangan Kelana-Astutik Desa Kepuh Kemiri Tulangan, Jumat...

Dewan Minta KPU Kabupaten Malang Perhatikan Limbah Khusus APD di setiap TPS

MALANG - Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, meminta KPU Kabupaten setempat memperhatikan limbah khusus Alat Pelindung Diri (APD) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),...

Menakar Pemenang Pilkada TTU dari Pemetaan Basis Pemilih

Catatan : Hiro Bifel - Kupang TAHAPAN pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia pada Desember 2020 yang digelar secara serentak untuk daerah-daerah...

Bupati Bone Resmikan Mesjid Kis Firdaus

BONE, - Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi meresmikan masjid Kis Firdaus di Dusun Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel, Rabu (2/12). Masjid tersebut dibangun...

Kelana – Dwi Astutik Punya Solusi Atasi Kemacetan di Aloha dan Gedangan

SIDOARJO,- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Kelana - Dwi Astutik berjanji bisa mengatasi kemacetan lalulintas di sekitar Aloha dan...

Namanya Disinggung Dalam Debat, Calon Petahana Tersulut Emosi

MALANG, - Debat publik yang diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, diwarnai aksi saling "menghujat". Debat diselenggarakan KPUD Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat di Bone Mengaku Sakit

BONE, - Seorang pejabat di UPT Samsat Bone, Sulawesi Selatan berinisial Ati kini bermasalah dengan tindak pidana dugaan pelecehan seksual. Ati pun terpaksa harus...