Home Hukum & Kriminal Gus Nur Ditangkap Polisi

Gus Nur Ditangkap Polisi

Gus Nur dalam sebuah acara sebelum ditangkap polisi (ist)

MALANG,  – Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, ditangkap polisi atas tuduhan penyebaran informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, yang diunggah dalam akun YouTube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

Berdasarkan surat laporan bernomor LP/B/0596/X/2020/BARESKRIM tanggal 21 Oktober 2020, Bareskrim Polri akhirnya menangkap Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur di sebuah rumah di jalan Cucak Rawun Raya 15L, Nomor 06, Rt.002, Rw.014, Desa Sekarpuro, Pakis pada Sabtu 24 Oktober 2020, sekitar pukul 00.00 WIB dinihari.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, ketika dikonfirmasi enggan berkomentar. Ia beralasan belum monitor perkembangan kasus itu,” tegasnya singkat, saat dihubungi, Sabtu (24/10).

Informasi penangkapan Gus Nur diakui pihak
keluarga. Salah seorang putranya,  Muhammad Mujiat, mengatakan Gus Nur atau Sugi Nur Raharja ditangkap saat menjalani terapi bekam, dirumahnya di jalan Cucak Rawun Raya 15L, Sekarpuro, Pakis, Sabtu (24/10) dini hari.

“Saat itu, beliau (Gus Nur, red) baru pulang pengajian di Kedungkandang, dan langsung menjalani terapi Bekam. Sekitar pukul 12 malam rumah digedor,” ucap putra kedua Gus Nur, Muhammad Mujiat, Sabtu (24/10).

Menurut Mujiat (Sapaan akrabnya), malam itu rumahnya didatangi segerombolan orang yang mengaku dari Bareskrim Polri.

“Mereka ada kurang lebih 30 orang dan mengendarai lima mobil. Mereka menyampaikan maksud kedatangannya, dengan menunjukkan surat perintah penangkapan,” jelasnya.

Usai menundukkan surat penangkapan tersebut, lanjut Mujiat, mereka langsung melakukan penggeledahan, dan menyita beberapa barang milik Gus Nur.

“Saat melakukan penggeledahan, Gus Nur lagi bekam. Ada beberapa barang yang dibawa seperti Laptop dan hard disk. Baju yang dipakai saat konten YouTube,” terangnya.

Setelah melakukan penggeledahan, tambah Mujiat, Gus Nur langsung dibawa dan dimasukkan mobil. Rombongan kendaraan juga langsung pergi.

“Bekamnya belum selesai, Gus Nur langsung dibawa. Saat dibawa Gus Nur mengaku siap. Sudah diprediksi. Mereka datang ya iya saja. Selama masih bawa surat, ya dia masih sah (penangkapannya),” tandasnya.

Sebagai informasi, Gus Nur ditangkap Bareskrim Polri atas tuduhan penyebaran informasi untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan, yang diunggah dalam akun YouTube MUNJIAT Channel pada 16 Oktober 2020.

Akibat unggahan tersebut, Gus Nur dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Cirebon Azis Hakim atas dugaan tindak pidana penghinaan dan ujaran kebencian.

Sementara itu, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang, dr.Umar Usman mengapresiasi kinerja Bareskrim Polri dan meminta agar menegakan hukum sesuai dengan Undang-undang yang berlaku, atas penangkapan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur.

Umar, juga meminta kepada para pendakwah agar dapat menyampaikan informasi yang mencerminkan ahlakul karimah dimana seorang muslim yang harus menebarkan kasih sayang.

“Saya meminta pada pendakwah-pendakwah untuk berhati-hatilah, menyampaikan informasi, jangan hanya mengejar jam tayang dan setoran saja, tapi ya yang seimbang tidak mengibas pada perpecahan persatuan elemen bangsa,” tegasnya.

Dengan begitu, tambah Umar, upaya untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dapat tercipta, jika selalu menjaga harmoni bermasyarakat.

“Berdakwahlah yang baik-baik, yang kondusif, dan yang damai untuk mendukung persatuan,” pungkasnya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Dewan Minta KPU Kabupaten Malang Perhatikan Limbah Khusus APD di setiap TPS

MALANG - Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, meminta KPU Kabupaten setempat memperhatikan limbah khusus Alat Pelindung Diri (APD) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),...

Menakar Pemenang Pilkada TTU dari Pemetaan Basis Pemilih

Catatan : Hiro Bifel - Kupang TAHAPAN pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia pada Desember 2020 yang digelar secara serentak untuk daerah-daerah...

Bupati Bone Resmikan Mesjid Kis Firdaus

BONE, - Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi meresmikan masjid Kis Firdaus di Dusun Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel, Rabu (2/12). Masjid tersebut dibangun...

Kelana – Dwi Astutik Punya Solusi Atasi Kemacetan di Aloha dan Gedangan

SIDOARJO,- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Kelana - Dwi Astutik berjanji bisa mengatasi kemacetan lalulintas di sekitar Aloha dan...

Namanya Disinggung Dalam Debat, Calon Petahana Tersulut Emosi

MALANG, - Debat publik yang diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, diwarnai aksi saling "menghujat". Debat diselenggarakan KPUD Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat di Bone Mengaku Sakit

BONE, - Seorang pejabat di UPT Samsat Bone, Sulawesi Selatan berinisial Ati kini bermasalah dengan tindak pidana dugaan pelecehan seksual. Ati pun terpaksa harus...

KPPS Bakal Dapat Santunan

MALANG, - Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dipastikan bakal mendapat santunan. Santunan ini diberikan bagi KPPS yang mendatangi pemilih yang sedang tahap isolasi, terpapar...

Menolak Lupa, Kejahatan KKB Di Intan Jaya, Kini Terjadi di Ilaga

PAPUA| Hidup dalam kerukunan dan kedamaian sepertinya sulit dielakan bagi masyarakat di Papua. Intimidasi dan teror yang menakutkan dari kelompok kriminal separatis bersenjata (KKB)...

Debat Publik Pilkada Kabupaten Malang Seri Pamungkas dalam Pengamanan Ketat

  MALANG, - Jalannya Debat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang yang ke tiga atau seri pamungkas, yang digelar di Ruang Paripurna, DPRD...

Kejari Bone Musnahkan BB yang Telah Diputus di Pengadilan

BONE, Barang bukti (BB) berupa sabu sabu 84,03 gram dimusnahkan pijak Kejaksaan Negeri setempat. BB yang dimusnahkan telah diputus di Pengadilan Negeri dan memiliki kekuatan...