Connect with us

Politik

Susul SanDi dan LaDub, Tarik Nomor Urut, Malang Jejeg Dapat Nomor 3

Published

on

Malang Jejeg peroleh nomor urut 3 (Toski D)

MALANG, Pasangan calon bupati dan wakil bupati Heri Cahyono alias Sam HC-Gunadi Handoko, hari ini baru menarik nomor urut untuk bertarung di Pilkada Malang, Jawa Timur. Pasangan dengan tagline Malang Jejeg ini menyusul dua rivalnya, SanDi dan LuDub dalam acara penarikan nomor urut oleh KUPD setempat. Malang Jejeg mendapat nomor urut tiga.

Keterlambatan ini dikarenakan masalah pemeriksaan kesehatan yang harus diselesaikan Heri Cahyono atau Sam HC. Pilkada Malang diikuti tiga pasangan calon. Dua calon lainnya telah menarik nomor undian. SanDi dapat nomor 1, LuDub nomor 2. Pada saat itu Malang Jejeg tidak ikut. Dengan demikian tersisa nomor 3.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang, Anis Suhartini mengatakan kendati sisa nomor tiga, dan akhirnya diperoleh Malang Jejeg, pengundian nomor urut tetap dilaksanakan sesuai Peraturan KPU nomor 5 tahun 2020, tentang tahapan Pilkada.

“Sesuai PKPU itu, pengambilan nomor urut Malang Jejeg harus diundi, meski angkanya sudah pasti mendapatkan nomor urut 3. Tetap harus dilakukan secara ceremony ya, seperti yang dilakukan kepada dua paslon lain sebelumnya. Jadi semua tahapan harus dilalui,” jelasnya.

Dengan demikian, lanjut Anis, Malang Jejeg akan memasuki masa kampanye yang akan dimulai pada tanggal 16 Oktober 2020 nanti.

“Tiga hari usai ditetapkan sebagai calon, Malang Jejeg baru bisa berkampanye,” jelasnya.

Dengan begitu, tambah Anis, Malang Jejeg mempunyai waktu masa kampanye yang lebih pendek dari dua paslon lain. Dimana paslon lain sudah memulai masa kampanyenya pada 26 September 2020 lalu.


“Masa kampanye lebih pendek. Ada selisih dua minggu dari paslon yang ditetapkan tanggal 23 September 2020,” tandasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *