Home Hukum & Kriminal Alasan Covid, Kanit Reskrim Polres Metro Jaktim Minta Salah Seorang Advokat Tinggalkan...

Alasan Covid, Kanit Reskrim Polres Metro Jaktim Minta Salah Seorang Advokat Tinggalkan Ruang Penyidik

Memberikan keterangan pers usai bersitegang dengan Kanir Reskrim Polres Metro Jaktim

JAKARTA | Kanit Reskrim Polres Metro, Jakarta Timur, Aipda Sonar Silaholo, tidak mengijinkan dua advokat yang sedang menangani perkara di kantor itu. Dua advokad tersebut masing – masing Tonin Tachta Singarimbun dan Julianta Sembiring. Keduanya mendampingi H. Yusmal Chandra Subari yang dilaporkan Edi Kartono,
atas dugaan kasus dugaan penipuan dan penggelapan.

Menurut Julianta Sembiring saat berada di ruang penyidik, mendampingi kliennya, tiba – tiba Kanit Reskrim Sonar Silaholo, masuk ke dalam ruangan dan meminta salah seorang diantara mereka untuk keluar. Pernintaan ini kata Julianta membuat rekannya Tonin Tachta Singarimbun tersulut emosi. Adu argumen pun tidak terhindarkan.

“Awalnya tidak ada masalah ketika kami masuk dan dampingi Yusmal Chandra. Posisi kami berdua berjarak sesuai protokol kesehatan. Tiba-tiba Kanit Reskrim Sonar Silaholo keluar dari ruangannya dan langsung mengatakan cukup satu orang saja yang mendampingi Yusmal Chandra. Nah disituhlah bang Tonin marah dan terpancing,” kata Julianta Sembiring, Selasa (17/11) malam.

Menurut Julianta, kalau alasan covid 19, ia justru mempertanyakan kenapa sebelumnya Kanit Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, Sonar Silaholo menerima tamu lebih dari lima orang diruang kerjanya.

“Tentunya sikap dan perkataan Sonar sangat tidak sesuai dengan apa yang diucapkannya untuk menjaga protokol kesehatan. Dan kami paham, pendampingan advokat atas klien kami Yusmal Chandra hanya dijadikan alasan protokol kesehatan oleh Sonar. “Ungkap Julianta.

Julianta merasa tidak puas lantatan terjadi keributan di antara mereka. Apalagi setelah itu Kanit Reskrim melakukan penahanan terhadap Yusmal Chandra Subari.

“Gak etislah, mereka yang mancing keributan dengan alasan protokol kesehatan, dan mengusir salah satu dari kami sebagai advokat dari ruangan penyidik, kok klien kami harus ditahan. Itu sama saja menggunakan kekuasaan demi kepentingan pembelaan pribadi, dan bukan menegakan hukum. “Urai Julianta.

Sementara Penyidik pemeriksa, Aipda Rasman mengatakan pemanggilan terhadap
Yusmal Chandra hanya sebatas untuk melengkapi keterangan. Menurut Rasman ia telah menyampaikan kepada keluarga soal pemanggilan tersebut.

Informasi yang diperoleh Yusmal Chandra ditahan lantaran telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik. Tersangka pun sambung Rasman telah menjalani pemeriksaan kesehatan di RS Polri.

Yusmal Chandra dilaporkam Edi Kartono atas dugaan tindak pidana sebagai dimaksud dalam pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP yang terjadi pada tahun 2013.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Hari Terakhir Masa Kampanye Astutik Janjikan Infrastruktur Yang Layak

SIDOARJO,- Dwi Astutik menjanjikan pembangunan jalan yang layak. Ia menegaskan selama masa kepemimpinannya tak satu pun jalan di wilayah itu yang dibiarkan rusak. Penegasan ini...

KASN Menilai Masa Tenang Rawan Pelanggaran Bagi ASN

JAKARTA, - Tahapan Pilkada akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yakni pada 6-8 Desember 2020. Komisioner Aparatur Sipil Negara (KASN) menilai rentang waktu...

Cabup Kelana Aprillianto Lepas Sepeda Santai

SIDOARJO, Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo, Jawa Timur Kelana Aprillianto, melepas sepeda santai yang digelarKelana center di Posko Pemenangan Kelana-Astutik Desa Kepuh Kemiri Tulangan, Jumat...

Dewan Minta KPU Kabupaten Malang Perhatikan Limbah Khusus APD di setiap TPS

MALANG - Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, meminta KPU Kabupaten setempat memperhatikan limbah khusus Alat Pelindung Diri (APD) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),...

Menakar Pemenang Pilkada TTU dari Pemetaan Basis Pemilih

Catatan : Hiro Bifel - Kupang TAHAPAN pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia pada Desember 2020 yang digelar secara serentak untuk daerah-daerah...

Bupati Bone Resmikan Mesjid Kis Firdaus

BONE, - Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi meresmikan masjid Kis Firdaus di Dusun Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel, Rabu (2/12). Masjid tersebut dibangun...

Kelana – Dwi Astutik Punya Solusi Atasi Kemacetan di Aloha dan Gedangan

SIDOARJO,- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Kelana - Dwi Astutik berjanji bisa mengatasi kemacetan lalulintas di sekitar Aloha dan...

Namanya Disinggung Dalam Debat, Calon Petahana Tersulut Emosi

MALANG, - Debat publik yang diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, diwarnai aksi saling "menghujat". Debat diselenggarakan KPUD Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat di Bone Mengaku Sakit

BONE, - Seorang pejabat di UPT Samsat Bone, Sulawesi Selatan berinisial Ati kini bermasalah dengan tindak pidana dugaan pelecehan seksual. Ati pun terpaksa harus...

KPPS Bakal Dapat Santunan

MALANG, - Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dipastikan bakal mendapat santunan. Santunan ini diberikan bagi KPPS yang mendatangi pemilih yang sedang tahap isolasi, terpapar...