Home Hukum & Kriminal Mangkir Bayar SPK Rumah Rp 420 Juta, Oknum Guru SD Bayunan di...

Mangkir Bayar SPK Rumah Rp 420 Juta, Oknum Guru SD Bayunan di Polisikan

DEPOK, Seorang wanita usia setengah baya yang mengaku sebagai guru honorer di Sekolah Dasar (SD) Bayunan Cimanggis resmi di laporkan ke Polresta Depok oleh Kasnuri warga kelahiran Pekalongan Jawa Tengah, Kamis malam (12/11).

Dalam pelaporannya, Kasnuri didampingi Advokat Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Julianta Sembiring, SH. “Semalam atas nama Nilasari telah kami laporkan ke polresta Depok, dugaan kuat ia telah melakukan perbuatannya melawan hukum yang mangkir melaksanakan kewajibannya membayar 420 juta sesuai SPK Pembuatan Rumah Tapak Type 126 meter persegi yang terletak di Jl. Bengkel, RT 003/02, Blok B, No. 39 Cimanggis Kota Depok sejak awal bulan Februari 2019 hingga sekarang,” kata Julianta lepas mendampingi Kasnuri di Reskrim Polresta Depok, Kamis malam (12/11) malam.

Dijelaskan Julianta, Laporan Kepolisian telah diterima dengan Nomor STLP/2538/K/XI/PMJ/2020/Restro Depok, tertanggal 12 November 2020, dengan Pasal 378 dan atau Paaal 372 KUHP dugaan penipuan dan penggelapan.

Selain mangkir membayar kewajibannya, Julianta juga menyebut Nilasari di duga kuat dalam menjalankan modus operandinya dibantu oleh Nurrochman selaku suami Nilasari, dimana mereka telah memalsukan kunci rumah yang telah dibangun oleh Kasnuri.

“Inikan sudah jelas, ada pemalsuan kunci rumah, sehingga rumah yang dibangun oleh Kasnuri sesuai SPK perjanjian antara keduanya telah disepelekan Nilasari. Bahkan Kasnuri sudah beberapa kali memberikan keleluasan waktu kepada Nilasari bersama suaminya untuk menyelesaikan pembayaran, namun yang didapatinya hanya janji-janji Nilasari,” jelas Julianta.

Ditempat yang sama, Kasnuri mengatakan perkara antara dirinya dengan Nilasari telah dikuasakan ke FWJ pada 10 November 2020. “Saya sudah kuasakan ke ketum FWJ terkait perkara yang sedang alami ini. Tanggal 10 November 2020 saya ajukan permohonan kuasa ke ketum FWJ, Mustofa Hadi Karya, dan alhamdulillah direspon cepat. Pada tanggal 12 November nya telah dijawab dengan adanya surat kuasa dan lampiran kuasanya dari Forum Wartawan Jakarta,” ujarnya pada wartawan di Polresta Depok.

Awal peristiwa adanya dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Nilasari dan suaminya Nurrochman dikatakan Kasnuri karena terlapor tidak mempunyai itikad baik untuk melaksanakan kewajibannya membayar pergantian jasa bangunan, tenaga dan waktu sesuai SPK pembuatan rumah sebesar Rp420 juta. Bahkan Nilasari dan Nurrochman telah sengaja memalsukan kunci rumah yang dibangun Kasnuri.

“Mereka itu tidak punya itikad baik dan menurut saya sangat licik. Rumah yang yang saya bangun diatas tanah milik orangtua angkatnya Nilasari dengan luas bangunan 126 meter sesuai SPK pembuatan rumah tertanggal 30 September 2018 lalu telah dikuasainya tanpa adanya pelepasan kunci dan pembayaran sebesar Rp420 juta ke saya,” ngkap Kasnuri.

Didepan wartawan, Kasnuri juga menceritakan kronologis kejadian kunci rumah yang telah dipalsukan oleh Nilasari dan suaminya Nurrochman. “Awal tahun 2019, Nilasari pinjam kunci rumah yang baru selesai saya bangun, dengan alasan untuk HAUL alm. Haji Naibun. Dia pinjam rumah untuk 2 hari, dan dihari ke tiga kunci saya minta kembali. Berselang satu minggu kemudian, saya lakukan pengecekan kembali kerumah untuk bersih-bersih, dan disituhlah saya kaget karena keadaan rumah terbuka dan barang-barang milik Nilasari sudah di dalam rumah itu, bahkan Nilasari bersama Nurrochman telah mengisi rumah yang saya bangun tanpa adanya serah terima kunci dan melaksanakan pembayaran sebesar Rp420 juta,” jelas Kasnuri.

Terpisah, ketika di konfirmasi melalui selullar, Ketua Umum FWJ, Mustofa Hadi Karya yang disapa Opan ini membenarkan telah menerima permohonan kuasa dari Kasnuri 10 November 2020.

“Benar kami FWJ telah menerima permohonan kuasa dari Kasnuri, kemudian kami cek data dan pelajari kasusnya. Setelah mempelajarinya, kami bersedia membantu Kasnuri dengan mengirimkan surat lampiran kuasa dan kuasa khusus untuk advokat kami, dan pengurus serta anggota FWJ agar mendampingi Kasnuri dalam memecahkan perkaranya sesuai dengan fungsi kami sebagai kontrol sosial,” ujar Opan di Jakarta, Jumat (13/11) siang.

Opan juga menegaskan kepada pihak penegakan hukum, yakni penyidik Polresta Depok agar segera memproses laporan yang telah dibuat advokatnya bersama Kasnuri tadi malam.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU

Garda Puti Soekarno Total Menangkan Kelana-Astutik

SIDOARJO,- Garda Puti Soekarno Relawan Puti Guntur Soekarno, total memenangkan pasangan calon bupati dan wakil bupati Sidoarjo, Jawa Timur, Kelana - Astuti. Tim yang tergabung...

Hari Terakhir Masa Kampanye Astutik Janjikan Infrastruktur Yang Layak

SIDOARJO,- Dwi Astutik menjanjikan pembangunan jalan yang layak. Ia menegaskan selama masa kepemimpinannya tak satu pun jalan di wilayah itu yang dibiarkan rusak. Penegasan ini...

KASN Menilai Masa Tenang Rawan Pelanggaran Bagi ASN

JAKARTA, - Tahapan Pilkada akan memasuki masa tenang selama tiga hari, yakni pada 6-8 Desember 2020. Komisioner Aparatur Sipil Negara (KASN) menilai rentang waktu...

Cabup Kelana Aprillianto Lepas Sepeda Santai

SIDOARJO, Calon Bupati (Cabup) Sidoarjo, Jawa Timur Kelana Aprillianto, melepas sepeda santai yang digelarKelana center di Posko Pemenangan Kelana-Astutik Desa Kepuh Kemiri Tulangan, Jumat...

Dewan Minta KPU Kabupaten Malang Perhatikan Limbah Khusus APD di setiap TPS

MALANG - Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, meminta KPU Kabupaten setempat memperhatikan limbah khusus Alat Pelindung Diri (APD) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS),...

Menakar Pemenang Pilkada TTU dari Pemetaan Basis Pemilih

Catatan : Hiro Bifel - Kupang TAHAPAN pemungutan suara Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) di Indonesia pada Desember 2020 yang digelar secara serentak untuk daerah-daerah...

Bupati Bone Resmikan Mesjid Kis Firdaus

BONE, - Bupati Bone, Andi Fashar Padjalangi meresmikan masjid Kis Firdaus di Dusun Cempalagi Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel, Rabu (2/12). Masjid tersebut dibangun...

Kelana – Dwi Astutik Punya Solusi Atasi Kemacetan di Aloha dan Gedangan

SIDOARJO,- Pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Kelana - Dwi Astutik berjanji bisa mengatasi kemacetan lalulintas di sekitar Aloha dan...

Namanya Disinggung Dalam Debat, Calon Petahana Tersulut Emosi

MALANG, - Debat publik yang diikuti tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati, diwarnai aksi saling "menghujat". Debat diselenggarakan KPUD Kabupaten Malang, Jawa Timur,...

Dipolisikan Atas Dugaan Pelecehan, Oknum Pejabat di Bone Mengaku Sakit

BONE, - Seorang pejabat di UPT Samsat Bone, Sulawesi Selatan berinisial Ati kini bermasalah dengan tindak pidana dugaan pelecehan seksual. Ati pun terpaksa harus...