Delegasi Huainan Tiongkok Bahas Prospek Kawasan Industri di Wilayah Banten

IMG 20230527 155648 1 - Zonanusantara.com

 

BANTEN – Kunjungan delegasi China Council for the Promotion of International Trade, Huainan ke kawasan industri Modern Cikande, Serang Banten membahas berbagai hal terkait prospek dan potensi pengembangan kawasan industri. Rombongan yang terdiri dari enam orang antusias mendengar penjelasan langsung dari management Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) yang diwakili oleh tim sales executive (penjualan) Iswandy, Zaimul Mutarjimin, Eric.

Read More

Acara pertemuan dan diskusi yang berlangsung sekitar satu setengah jam di kantor pemasaran site office MCIE juga diikuti oleh pengusaha swasta nasional, Sigit Purnomo.

Baca Juga :  Mantan Anggota DPRD Pimpin Kadin TTU

“materi diskusi melebar kemana-mana, termasuk regulasi pembangunan serta pengelolaan kawasan industri di Indonesia termasuk MCIE,” ucap Iswandy belum lama ini.

Kondisi existing terutama di Serang yang banyak berdiri pabrik (industri manufacturing), salah satunya dengan kemudahan akses exit toll Cikande dari jalan tol Jakarta – Merak. Pertumbuhan industri besar di Banten, khususnya Serang, Cilegon juga di support tiga pelabuhan yakni Pelabuhan Ciwandan, Merak Mas, Cigading (milik Krakatau Steel).

“Regulasi, perizinan pengelolaan kawasan industri di Indonesia dan di Tiongkok, berbeda satu sama lain. Di sini, sektor swasta yang membangun, mengelola kawasan industri termasuk MCIE. Di sini statusnya kawasan industri dimiliki dan dikelola swasta, kebijakan dari pemerintah,”ujarnya.

Sementara kalau di Tiongkok, pemerintahnya menangani semuanya termasuk izin, Hak Pengelolaan dan Hak Atas Tanah. Kami bahas bersama delegasi Huainan kemarin. Hak atas tanah seperti HGU (hak guna usaha), HGB (hak guna bangunan) hampir sama (di Indonesia dan Tiongkok). Kalau di MCIE, (hak atas tanah) diberikan dengan jangka waktu paling lama 80 tahun.

Baca Juga :  Bansos PKH Cair Februari 2022, Ini Cek Penerima Bansos Kemensos

Berbagai fasilitas tersedia secara terintegrasi di MCIE sebagai pelayanan satu pintu untuk penanganan barang dan solusi logistik bagi aktivitas ekspor impor serta distribusi domestik. kawasan-kawasan industri seputar MCIE, termasuk industri manufacturing termasuk sepatu, pakan berorientasi pada labour intensive, dll.

“Kami dan rombongan Huainan sempat mengitari MCIE. Kami jelaskan bahwa keseluruhan luas lahan sekitar 3.000 (tiga ribu) hektar termasuk untuk future development pengembangan yang akan datang). Tapi lahan yang sudah efektif digunakan oleh tenants pengguna sekitar 1600 seribu, enam ratus hektar dengan infrastruktur yang lengkap termasuk water treatment plant_ (pengolahan air bersih gas alam,” kata Iswandy. (Setiawan Liu)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *