Di Kabupaten Malang, 128 SLTP “Nebeng” UNBK di Sekolah Lain

Foto ilustrasi

Malang, Zonanusantara.com – Sebanyak 128 dari 512 sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP) di Kabupaten Malang belum bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sekolah tersebut terpaksa “nebeng” (menumpang) di SLTP lain dalam pelaksanaan UNBK.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Puji Hariwati, mengungkapkan 128 lembaga pendidikan swasta dan negeri tersebut memang belum bisa melaksanakan UNBK secara mandiri.

“Mereka belum mandiri, karena keterbatasan sarana dan prasarana penunjang,” papar ia.

Diperjelas, dari sebanya 128 lembaga pendidikan itu, untuk MTs ada 44 lembaga, sedangkan 84 lagi dari SMP negeri serta swasta terbuka dan satu atap. Salah SLTP negeri adalah SMP Negeri 1 Gondanglegi yang menumpang di SMA Negeri 1 Gondanglegi.

Pelaksanaan UNBK, lanjut ia, digelar selama empat hari, 22-25 Maret 2019. Namun, di Kabupaten Malang ada beberapa lembaga pendidikan yang masih menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Pasalnya, karena keberadaan sarana penunjang berupa komputer.

“Untuk pelaksanaannya dan soal semua sama secara nasional. Hal yang membedakan hanya ijazahnya,” jelas ia.

Lantaran itulah, sambung Puji, keberadaan sarana penunjang berupa fasilitas komputer menjadi kebutuhan yang mutlak harus dipenuhi.

“Bukan komputernya saja sebenarnya. Kalau bisa semua sekolah juga mendapatkan akses jaringan atau servernya. Kami saat ini sudah mengajukan, tapi prioritas dari pusat sampai saat ini masih untuk SMK. Jadi kami masih harus menunggu,” ungkap Plt Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Malamg itu.

Catatan zonanusantara.com, pelaksanaan UNBK di Kabupaten Malang tahun ini diikuti sebanyak 37.076 siswa. Mereka tersebar di 512 SLTP (SMP dan MTs), negeri dan swasta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here