Dibalik Kunjungan Kadis Asman di Dua Boccoe, Ribuan Hektar Lahan Rawa Ditargetkan Produktif untuk Pertanian

0ddd4210 5b76 4d0d bc08 9075858a89df - Zonanusantara.com
Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM saat berkunjung di Kecamatan Dua Boccoe dalam rangka optimalisasi lahan rawa sebagai penyangga pangan nasional

BONE–Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dua Boccoe untuk memantau dan mendukung program optimalisasi lahan rawa. Kunjungan tersebut merupakan bentuk nyata dari komitmen Kementerian Pertanian dalam menjadikan Bone sebagai penyangga pangan nasional.

c3b342f0 2dfa 4c5e 888c 3b13777f7a35 - Zonanusantara.com

Read More
Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

Dalam kunjungan ini, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM didampingi oleh staf TPHP serta turut dihadiri oleh PPL BPP Dua Boccoe dan penanggungjawab desa program optimalisasi lahan rawa se Kecamatan Dua Boccoe. Program ini bertujuan untuk mengubah sedikitnya 5000 hektar lahan rawa menjadi lahan produktif untuk pertanian di Kabupaten Bone.

Baca Juga :  IKLH Merupakan Instrumen Mendiagnosis Kondisi Lingkungan Hidup

ea7e649a 2b79 4a0c 9705 c9f75334914a - Zonanusantara.com

Di Kecamatan Dua Boccoe sendiri, terdapat ribuan hektar lahan rawa yang sangat potensial untuk pertanian, mencakup beberapa desa seperti Desa Tawaroe, Desa Solo, Desa Uloe, Desa Ujung, Desa Matajang, dan Desa Watang Padacenga. Kementerian Pertanian melalui TPHP Bone telah menggandeng TNI untuk mensukseskan program tersebut.

Pada tahap awal, pelaksanaan program dilakukan di Desa Tawaroe Kecamatan Dua Boccoe. H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM menegaskan bahwa optimalisasi lahan rawa merupakan wujud nyata dari komitmen Kementerian Pertanian dalam menjadikan Bone sebagai penyangga pangan nasional.

Menurut H. Andi Amran Sulaiman, adik kandung Menteri Pertanian, terdapat 5000 hektar lahan rawa yang siap dioptimalkan di Kabupaten Bone, tersebar di empat kecamatan di Bone Utara, yakni Dua Boccoe, Tellu Siattinge, Ajangale, dan Cenrana.

Baca Juga :  Bank Mandiri Salurkan Bantuan Untuk Dua Daerah di NTT

Program optimalisasi lahan rawa ini juga melibatkan unsur TNI. H. Andi Asman Sulaiman menegaskan bahwa pihaknya menargetkan optimalisasi produksi gabah berkali-kali lipat. Untuk mendukung kebutuhan air tanaman padi, sungai besar dan kecil seperti Sungai Walanae di Bone Barat dan Utara dipompa.

Dandim 1407/Bone, Letkol Inf Moch Rizqi Hidayat Djohar, melalui Babinsa Koramil Dua Boccoe, Serda Michael menyatakan bahwa khusus di Desa Solo terdapat 100 hektar lahan rawa yang siap dioptimalkan, sementara di Desa Tawaroe sebanyak 500 hektar.

Selain itu, Serda Michael juga menyebutkan bahwa tim survei dari UNHAS telah melakukan pendampingan untuk pengembangan prasarana tata air di lahan rawa. Hasil survei tersebut diharapkan akan menjadi dasar untuk langkah-langkah selanjutnya dalam program optimalisasi lahan rawa ini. (*)

Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *