Dibenarkan Kapolres, Sekda Pemkab Malang Telah Diperiksa

AKBP Yade Setiawan Ujung (Foto : Riski)

MALANG, zonanusantara.com – Sempat dikabarkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Malang, Didik Budi Mulyono, telah dipanggil pihak Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Malang. Pemanggilan Sekda tersebut guna dimintai keterangan atas molornya pemberian hadiah lomba batik pada HUT ke-1258 Kabupaten Malang 2018 silam.

Kebenaran kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.

Kendati demikian Kapolres Malang belum bisa menjelaskan secara detil dari hasil pemeriksaan atas perkara yang melibatkan Sekda Pemkab Malang tersebut. Kapolres hanya membenarkan adanya pemeriksaan terhadap Sekda Didik Budi Mulyono.

“Sudah diperiksa,” tulis Kapolres Malang dalam pesan aplikasi melalui WhatsAap, ketika dikonfirmasi awak media ihwal pemeriksaan terhadap Sekda tersebut, Sabtu (2/11).

Informasi yang diperoleh wartaean menyebutkan, Sekda Didik Budi Mulyono mendatangi Satreskrim Polres Malang pada Rabu (30/10/2019), sekitar pukul 16.00 WIB. Ia menjalani proses pemeriksaan yang diperkirakan berlangsung dua jam.

Pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Sekda Pemkab Malang tersebut dilakukan setelah personel Satreskrim Polres Malang memanggil Nur Cahyo selaku Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258 yang digelar pada tahun 2018 lalu.

Sama seperti Nurcahyo, Sekda Pemkab Malang dipanggil pihak kepolisian untuk dimintai keterangan perihal molornya pemberian hadiah lomba batik tersebut. Namun, pihak kepolisian belum menjelaskan secara detil posisi terperiksa (Sekda) saat dimintai keterangan.

Sekda Didik Budi Mulyono saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya belum merespon, walau telepon genggamnya dalam kondisi hidup dan bernada sambung.

Telah diberitakan, kasus molornya pemberian hadiah lomba batik Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258 mendapat sorotan dari masyarakat. Lomba tersebut digelar di bawah naungan Dinas Koperasi dan UMKM Pemkab Malang.

Namun pada saat lomba sudah selesai digelar, dinas yang bersangkutan tidak memiliki anggaran cukup untuk pengadaan hadiah bagi para pemenang. Alhasil, masalah itu kemudian dilimpahkan ke panitia Hari Jadi Kabupaten Malang ke-1258, dalam hal ini Nurcahyo sebagai ketua.

Pihak panitia pun akhirnya dapat menyelesaikan persoalan tersebut dan memberikan hadiah kepada para pemenang pada Jumat (4/10/2019). Pemberian hadiah yang molor hingga hampir setahun itu kemudian membuat gaduh masyarakat dan akhirnya terpaksa pihak kepolisian ikut turun tangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here