Diskusi ‘Saatnya Kita Didengar’, Andi Sinrang Soroti Tantangan Ekonomi, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman Berikan Solusi

23ecab3c 0572 4835 858f 718dcaa14aab - Zonanusantara.com

BONE–Andi Sinrang, Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bone, menjadi salah satu panelis dalam acara diskusi bertema “Saatnya Kita Didengar,” yang digelar di RC Teras pada hari Minggu, 07 Januari 2024. Diskusi ini mengangkat isu seputar perkembangan ekonomi di Kabupaten Bone.

Andi Sinrang dalam intervensinya mempertanyakan kondisi ekonomi Kabupaten Bone yang menurutnya masih jauh dari target pertumbuhan di atas 3 persen. Ia mengungkapkan kebutuhan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 10 persen. Selain itu, Sinrang juga menyoroti bagaimana menciptakan peluang bagi pengusaha baru yang dapat mendorong perkembangan ekonomi daerah.

Read More

Dalam tanggapannya, Calon Legislatif DPR RI dari Partai Gerindra, Andi Amar Ma’ruf Sulaiman menekankan pentingnya motivasi kepada anak-anak muda, menunjukkan bahwa kesuksesan dapat diraih melalui wirausaha, bukan hanya sebagai pekerja.

Baca Juga :  Dapat Penghargaan, Rektor : Ini Konsistensi IKIP Budi Utomo Membangun SDM yang Berkualitas dan Berdaya Saing.

“Jika kita memotivasi 1000 orang, mungkin satu sampai empat orang saja yang tumbuh benih, itu sudah sukses. Bagaimana kita menghadirkan orang-orang pertama di dunia bisnis, itulah tujuan dari himpunan pengusaha muda,” ujar Amar Ma’ruf Sulaiman.

Lebih lanjut, Amar Ma’ruf Sulaiman menjelaskan bahwa pemerintah juga memiliki peran penting dalam meningkatkan jumlah pengusaha di Kabupaten Bone. Ia menyebutkan program pemerintah, seperti Program pada Perda Nomor 8 tahun 2020, yang fokus pada penyadaran dan pembinaan serta pendampingan untuk meningkatkan semangat berwirausaha di kalangan anak muda.

Amar Ma’ruf Sulaiman menekankan tiga aspek penting dalam pengembangan pengusaha, yaitu penyadaran, pembinaan dan pendampingan. Program ini diharapkan dapat melibatkan organisasi pemerintahan dan masyarakat untuk membangun potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Bone.

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, memberikan perspektifnya terkait perjuangan menjadi pengusaha. Menurutnya, pengusaha harus mampu mengelola beban dan tantangan yang ada. Ia juga menekankan pentingnya desain diri dan pembelajaran sebagai bekal dalam menjalani perjalanan sebagai pengusaha.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Sebut Hikmah Terbesar Pandemi Adalah Terungkapnya Persoalan Fundamental Bangsa

“Sama halnya dengan saya yang mengelola usaha orang tua, kalau ada sedikit kesalahan pasti dihadapi dengan seluruh teori-teorinya. Pembelajaran menjadi beban yang harus diakui, namun itu adalah beban yang dirancang agar dapat melanjutkan masalah tersebut,” jelas Andi Amar Ma’ruf.

Lebih lanjut, Andi Amar Ma’ruf menggambarkan bahwa menjadi seorang pengusaha bukan hanya tentang diri sendiri, melainkan juga tentang membantu orang lain. Ia memberikan contoh teman-temannya yang selalu mendukung dan berbagi ilmu, sehingga dapat menciptakan nilai tambah dalam masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Amar Ma’ruf juga memberikan saran praktis terkait bidang fotografi. Ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan potensi di sekitar mereka dan menemukan peluang bisnis, seperti fotografi pernikahan yang dapat memberikan penghasilan yang signifikan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *