Falen Kebo Menyebut Pembangunan Tempat Ibadah Adalah Wujud Rasa Keterpanggilan

Falen Kebo Menyebut Pembangunan Tempat Ibadah Adalah Wujud Rasa Keterpanggilan_zonanusantara.com
Istimewa

KEFAMENANU – Kapela St. Dominikus Sapala yang terletak di Kelurahan Benpasi, Kecamatan Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara hari ini, Rabu (31/1/2024) diresmikan.

Kapela St. Dominikus Sapala merupakan tempat ibadat pertama dari total 19 tempat ibadah yang diagendakan untuk dibangun sesuai agenda Organisasi Masyarakat Bela Tanah Timor (Ormas Beta Timor).

Read More

Acara peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Romo Deken Dekenat Santa Theresia Kefamenanu, Romo Kanisius Oki, Pr.

Kemudian dilanjutkan dengan Misa Syukur dan serah terima Kapela St. Dominikus Sapala Benpasi yang dihadiri Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi, Pendiri Ormas Beta Timor, Yosep Falentinus Delasalle Kebo bersama keluarga, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Hieroniymus Bana, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda TTU, Yohanes Sanak, keluarga besar pengurus Beta Timor serta ratusan umat lingkungan Sapala, Benpasi.

Baca Juga :  Ditinggal Wahyu, Sanusi Tunjuk Nurman Isi Kursi Sekda

Pendiri Ormas Beta Timor, Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan atas selesainya pembangunan gedung kapela tersebut.

“Hari ini kita sudah resmikan Kapela St. Dominikus Sapala dan secara resmi pula diserahkan kepada umat lingkungan Sapala untuk digunakan. Kita berharap keberadaan Kapela ini, mempermudah umat untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan,” katanya kepada awak media.

Ia menyebut, pembangunan tempat ibadah  adalah wujud rasa keterpanggilan sehingga pihaknya akan segera memulai pembangunan tempat ibadah di tempat lain sesuai titik-titik lokasi yang telah direncanakan untuk menjawab apa yang dikeluhkan dan diharapkan oleh masyarakat.

Wakil Bupati TTU, Drs. Eusabius Binsasi memberikan apresiasi kepada Ormas Beta yang intens memperhatikan kebutuhan masyarakat.

“Tentunya, kita harus berterima kasih kepada Ormas Beta Timor yang sangat intens memperhatikan kebutuhan masyarakat terutama kebutuhan spiritual dibidang rohani karena merupakan salah satu kebutuhan umat,” ujarnya.

Pasangan Bupati Drs Juandi David  berharap masyarakat yang tinggal di lingkungan Sapala dapat menjaga dan memelihara bangunan kapela yang luar biasa megah serta menatanya menjadi semakin indah, dan menarik agar umat benar-benar bisa merasakan kenyamanan dan ketenangan bathin saat hendak berkomunikasi dengan Tuhan ditempat ibadah tersebut.

Baca Juga :  Aturan Puasa dan Pantang bagi Umat Katolik

“Kita meminta agar umat yang ada lingkungan St. Dominikus Sapala dapat menjaga dan memelihara bangunan Kapela yang luar biasa megah ini agar betul-betul menjadi rumah Tuhan yang baik,” pintanya.

Mantan Dirjen Bimas Katolik RI ini menuturkan, Gereja sesungguhnya adalah umat Allah sehingga diharapkan, agar selain sebagai pembangunan gedung, dan sebagai persekutuan umat Allah, juga harus dibangun agar dihuni oleh umat mempunyai kepedulian tinggi terhadap kehidupan bersama dan terhadap kehidupan keagamaan.

Ia menyampaikan, Pemerintah Daerah TTU akan terus berusaha melihat dan memperhatikan keluhan warga soal jalan dan jembatan penyeberangan ke wilayah Sapala untuk memperlancar aktivitas kerohanian umat pasca adanya Kapela.

“Tentunya kita akan lihat status jalan ini seperti apa. Tetapi saya kira Pemda memang harus memperhatikan infrastruktur jalan dan jembatan penyeberangan di wilayah Sapala Benpasi,”tutupnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *