IBU Jadi Kampus Titik Pijar Deklarasi Kebangsaan.

Malang, Zonanusantara.com – Satu torehan sejarah lahir dari Kota Malang, Jawa Timur. Belum lama ini Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan “Budi Utomo” (IBU), menggelar deklarasi kebangsaan. Kegiatan tersebut dihadiri seluruh civitas akademika juga pejabat setempat. Bahkan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Rieke Diah Pitaloka, juga hadir.

Anggota Komisi IX DPR RI yang membidangi Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu mengatakan, kegiatan deklarasi kebangsaan seperti yang digelar di kampus IBU kelak akan dilakukan di kampus-kampus PTN dan PTS lain, di seluruh Indonesia.

“Mudah-mudahan setelah ini kami juga bisa keliling ke kampus-kampus lain untuk terus menyuarakan betapa pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa kita, serta harus menjaga ideologi Pancasila,” kata politisi yang juga aktivis buruh itu.

Deklarasi kebangsaan yang dimulai dari Malang, menyikapi peristiwa kerusuhan di Papua dan Papua Barat, sekaligus menjadi pelajaran agar memperkokoh kedaulatan bangsa.

Menurut Rieke, pihak pemerintah telah merumuskan kebijakan pembangunan demi tercapai keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Pemerintah juga fokus membangun Papua dan Papua Barat karena bagian dari NKRI,” ujarnya.

Rektor IBU, DR. H. Nurcholis Sunuyeko, berharap
semua elemen anak bangsa dari seluruh Indonesia tetap menjaga citra kota Malang sebagai kota pendidikan.

“Jangan sampai merusak kenyamanan pelajar dan mahasiswa yang sedang menuntut ilmu. Persaudaraan dan kerukunan antar-mahasiswa harus terjaga dengan baik,” pinta Nurcholish.

Dikatakan deklarasi kebangsaan yang diprakarsai di kampusnya, sebagai bentuk keprihatinan terhadap isu-isu yang mengancam perpecahan bangsa. Terlebih lagi berita – berita yang marak di medsos.

“IBU turut serta berupaya merekatkan kebersamaan di antara anak bangsa. Tidak ada perbedaan satu dengan lainnya,” tegasnya.

Pada acara deklarasi tersebut mahasiswa memakai pakaian tradisional dari berbagai daerah sebagai warna dari keragaman budaya dan suku bangsa.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here