Jalani Bisnis Holtikultura Berawal Dari Hobi

 

Foto : Dedy Mulyadi

JAKARTA, zonanusantara.com – Usaha agribisnis memang tidak seperti usaha jual kacang goreng bisa diketahui pembelinya setiap hari. Namun bagi pengusaha bisnis holtikultura pembelinya bisa dilihat secara berkala atau tidak bisa dipastikan setiap hari laku atau setiap minggu laku hingga bisa diketahui tiap bulan dan tiap tahun bisa laku sekian pohon.

“Penjualan berdasarkan order, bisa perorangan dan bisa partaian yang biasa dipesan oleh institusi baik institusi pemerintah maupun swasta,” kata Ir. Hartono Surjadi, Speclist Exotic Fruit dari Indonesia Exotic Fruit Garden, Minggu (10/11/2019), yang ditemui saat Pameran Keragaman Hayati (KEHATI) Nusantara Expo 2019, di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.

Lebih lanjut, Hartono yang ditemani rekannya untuk mengikuti pameran KEHATI Nusantara Expo 2019 selama satu bulan dari tanggal 8 Nobember hingga Desember 2019, ia menyatakan penjualannya tergantung pesanan, ada yang berupa bibit, cangkokan, okulasi atau bisa dijual dalam bentuk pohon yanh sudah besar.

“Harganya variasi dari yang Rp25 ribu sampai Rp180 ribu atau disesuaikan dengan masa pembuahan dan dilihat dari unsur haranya,” jelasnya.

Sementara usaha yang digeluti Hartono Cs, sudah berjalan 4 tahun dan menjualnya yang pasti – pasti saja meskipun sekarang ini ada program pemerintah yang menggelontorkan dana dari lembaga penyaluran dana untuk penghijauan (LPDP) ke Instansi – instansi pemerintah baik daerah maupun pusat, tapi baginya belum begitu respek ke program tersebut.

“Usaha ini awalnya dari hobi terhadap pohon – pohon yang langkah dan aneh, seperti jamblang, lobi – lobi, gohok, menteng dan lain sebagainya. Setelah itu kita ketemu komunitas di internet dan berlanjut dengan usaha bisnis holtikultura hingga diberi nama Indonesia Exotic Fruit Garden,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here