Jelang Pemilu, Kabar Hoax Mulai Guncang Kabupaten Malang

IMG 20230903 213104 - Zonanusantara.com
Ist

Kabupaten Malang- Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) atau pesta demokrasi yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang, di Kabupaten Malang mulai bermunculan kabar hoaks tidak mengenakkan.

Pasalnya, dalam kabar hoaks tersebut dikabarkan beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilikungan Pemerintah Daerah (Pemkab) Malang hingga Wakil Bupati Malang belum lama ini diisukan telah didatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akibat adanya gratifikasi toko modern.

Read More

Kabar tersebut membuat masyarakat Kabupaten Malang saling bertanya-tanya, dan menimbulkan teka-teki masyarakat apakah isu itu benar adanya atau hoax.

Salah satu warga Kecamatan Kepanjen, Yulianto mengatakan, belakangan ini beredar informasi bahwa ada sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Malang sudah beberapa Minggu ini tidak masuk kantor, lantaran memenuhi panggilan KPK di Gedung Merah Putih Jakarta.

Baca Juga :  Dandim 1407 Bone Pimpin Mediasi Damai Warga Bance'e Dengan Dodiklatpur Rindam XIV/Hsn

“Sabtu kemarin, beredar informasi Wakil Bupati Malang dibawa Anggota KPK. Informasi itu menimbulkan pertanyaan, apakah benar itu terjadi,” ucapnya, saat ditemui awak media, Minggu (3/9).

Yulianto menjelaskan, beredarnya isu-isu sempat membuat gaduh, padahal Bupati Malang HM Sanusi dan Wakil Bupati Malang H Didik Gatot Subroto, serta beberapa pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Malang, pada Minggu (3/9), menghadiri Pelepasan Kontingen Porprov VIII Jatim 2023, di Pendapa Agung Kabupaten Malang, di Jalan Panji, Kecamatan Kepanjen.

“Isu itu muncul apa mungkin jelang Pemilu 2024, saya berharap, masyarakat Kabupaten Malang jangan mudah menerima informasi yang tidak jelas sumber beritanya. Karena dengan muncul berita hoax, maka tidak menguntungkan dan menimbulkan pemikiran suudzon atau berbruk sangka,” tegasnya.

Baca Juga :  Pro-kontra Pengeras Suara dan Asal Usul TOA

Hal yang sama juga disampaikan, warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang Eko Susilo.

Menurut Eko, munculnya informasi Wakil Bupati Malang ditangkap KPK, sempat membuat masyarakat gaduh.

“Mengetahui kabar itu, saya langsung menghubungi beberapa teman yang bekerja Pemkab Malang, dan langsung dijawab hoaks, alias tidak benar,” katanya.

Lanjut Eko, berdasarkan pengakuan pegawai Pemkab Malang, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mulai Jumat hingga Sabtu menghadiri beberapa agenda kegiatan.

“Teman saya menjelaskan, bahwa Wakil Bupati kegiatannya padat, Jumat dan Sabtu kemarin ada giat, tadi saja ikut giat di Pendopo Kabupaten Malang Jalan Panji, jadi informasi itu tidak benar alias hoax,” tukasnya. (*).

 

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *