MALANG, – ketua Tim Pemenangan Calon Bupati Malang Jawa Timur, Sanusi dan Didik Gatot Soebroto (SanDi), Hari Sasongko belum lama meninggal. Anggota DPRD Kabupaten Malang yang pernah menjabat Ketua DPRD ini mengalami kecelakaan lalulintas Jumat pekan lalu.
Situasi duka ini sempat membuat para Kader PDIP dan juga tim sukses SanDi merasa kehilangan. Kendati demikian, proses penggalangan masa tetap berjalan.
Menurut Sanusi, mesin partai tetap berjalan. Sementara posisi Hari Sasongko pun diakui telah diambil alih kader lain.
“Mesin partai tetap berjalan, posisi mereka sudah dihandle kader lainnya,” ungkap Sanusi, saat ditemui awak media dirumah duka almarhum Amari, di Graha Pelita Asrikaton, Pakis, Jumat (20/11).
Menurut Sanusi, memang dengan kepergian empat kader secara hampir bersamaan tersebut membuat DPC PDI-P Kabupaten Malang kalang kabut, namun untuk struktur sudah tertata semua.
“Sudah kami siapkan, memang kematian siapa yang tahu, setiap orang pasti menemui hal itu (Kematian),” jelasnya.
Untuk itu, lanjut Sanusi, dalam persiapan di Pilkada, para kader PDI-P Kabupaten Malang, dan partai koalisi yang bergabung dalam koalisi Malang Makmur sudah berjalan sesuai rule.
“Untuk jabatan dalam tim Kemenangan, bakal di handle oleh bawahnya (Sekretaris Malang Makmur) Darmadi. Untuk strategi apa kedepannya dia sudah paham,” tandasnya.
Dalam sepekan terakhir PDI P kehilangan empat kadernya. Dua di antaranya Hari Sasongko dan Amari. Hari Sasongko meninggal dunia Rabu lalu sementara Amari meninggal kemarin. Kedua korban mendapatkan perawatan setelah mengalami kecelakaan lalulintas di wikayah Ngawi dalam perjalanan menuju Yogyakarta, Jumat pekan lalu. Dalam peristiwa ini dua korban meninggal di tempat lainnya sempat dirawat di rumah sakit termasuk Hari Sasongko dan Amaris.