Lima Parpol Pengusung Berpotensi Ajukan Bakal Calon Wabup Malang

Ketua KPUD Kabupaten Malang, Anis Suhartini, ST (Yahya)

Malang, Zonanusantara– Ada lima partai politik (parpol) yang berpotensi mengajukan bakal calon (balon) wakil bupati (wabup) Malang. Kemungkinan itu akan muncul setelah Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, Drs HM Sanusi, MM dikukuhkan menjadi Bupati Malang definitif.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Kabupaten Malang, Anis Suhartini, ST saat diwawancarai jurnalis media ini di kantornya, Kamis (20/06/19).

Telah diwartakan media ini, setelah vonis pidana perkara korupsi atas Bupati Malang non-aktif Rendra Kresna berkekuatan hukum tetap, maka Wakil Bupati HM Sanusi otomatis “naik” menjadi bupati definitif. Kursi wakil bupati yang kosong bakal diisi oleh politisi dari parpol pengusung duet Rendra Kresna – HM Sanusi pada pilkada 2015.

Ketua KPU Kabupaten Malang periode 2019-2024 itu mengatakan, ada lima parpol pengusung. Ia tunjukkan data rekomendasi dari lima parpol pengusung Rendra-Sanusi 2015. Lima parpol dimaksud terdiri atas Partai Nasdem, PKB, Golkar, Gerindra dan Partai Demokrat.

Lima parpol tersebut menurut Bu Anis, sapaan akrab Ketua KPU Kabupaten Malang itu, boleh dan berhak untuk mengajukan sejumlah nama balon wabup Malang kepada DPRD setempat. Selanjutnya, DPRD setempat (50 kursi) lewat forum sidang paripurna yang akan memilih satu dari sekian balon wabup tersebut menjadi wabup mendampingi HM Sanusi.

Meski demikian, ia tambahkan, hal tersebut kembali lagi ke masing-masing parpol pengusung. Ia pahami, bukan topoksi KPU dalam konteks pengajuan balon wabup Malang tersebut.

Telah santer diberitakan media dan diperbincangkan diberbagai kalangan masyarakat, beberapa parpol pengusung, sudah siap-siap mengajukan sejumlah nama kandidat cawabup dimaksud.

Partai Nasdem misalnya, bersiap mengajukan tiga nama: Moch. Geng Wahyudi, Dewa Kresna (anak Rendra Kresna), dan Khoirul Anam.

Partai Golkar bersiap menyodorkan dua kadernya untuk mengisi kursi kosong wabup. Dua nama dimaksud, Siadi dan Kusmantoro.

Sementara itu Suryamalang.com melansir warta, bahwa Plt Bupati HM Sanusi mengaku pasrah ketika ditanya ihwal sosok yang akan mendampinginya bila sudah dikukuhkan sebagai bupati definitif. Politisi asal PKB itu mengaku tunduk pada keputusan partai pengusung.

“Pengajuan wakilnya dari pantai pengusung. Siapa namanya, terserah pantai pengusung. Saya sifatnya hanya menerima,” ujar Sanusi ketika dikonfirmasi. (Yahya).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here