Puisi akhir pekan :Mawar Jingga

Karya : Yosef Naiobe

Kubawakan setangkai mawar
kala malam tiba
Mawar yang mengkristal
laksana embun malam
Berhamburan bersama mimpi-mimpi
Tak beraturan

Di saat fajar menyingsing
Ia buka tabir
setangkai mawar
di balik senyummu.
Hingga senja menjelang, mawar itu tetap mengkristal memutih bersama angin senja.

Di ujung cakrawala
aku menyaksikan
sang surya sungguh tak berdaya
Terkulai dipermainkan grafitasi bumi. Sisa-sisa guratan emas menancap cakrawala.
Perlahan tenggelam dalam peraduannya. Dipeluk erat kelamnya malam.

Jiwamu seperti hunian,
tempat kusandarkan mimpi
tentang flamboyan yang mengibas musim gugur.

Tentang sebuah lorong waktu yang tak pernah berhenti berotasi. Dan aku terjebak di antara lorong waktu itu.

Suatu senja di kamar kos di Jakarta

Penulis : jurnalis pengagum senja

Sajak :
Orang Terkasih
————————- ✍
yunanto

Orang-orang terkasih
berbaris di ingatanku
Menaburkan senyum
dari balik kenangan

Orang-orang terkasih
berhimpun di hatiku
Mendendangkan lagu
dari balik pengharapan

Orang-orang terkasih
Almarhum-Almarhumah
bertandang malam
Menyelinap di kalbuku
membangunkan rindu

Kapan tiba saatku?

—– 💕 —–
Pakasaji,
9 Oktober 2019

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here