Navigasi Finansial di Era Digital, Refleksi Orasi Ilmiah Guru Besar IAIN Bone

3a7ed3b2 8033 449c a2f1 c9fe88e2b526 - Zonanusantara.com

BONE–Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone kembali menandai prestasi gemilang dengan mengukuhkan Prof. Dr. Syaparuddin, S.Ag., M.SI sebagai Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung di Aula Utama IAIN Bone pada Selasa, 16 Januari 2024.

Dalam orasi ilmiahnya yang berjudul “Navigasi Finansial dalam Era Kontemporer: Dinamika Keluarga Ayah Kaya dan Ayah Miskin di Dunia Digital dan Perspektif Kepatuhan Syariah,” Prof. Syaparuddin membahas perubahan paradigma kehidupan akibat kemajuan teknologi. Fokusnya terarah pada transformasi di bidang keuangan masyarakat, dengan menjelajahi dua realitas yang saling berdampingan: keluarga ayah kaya dan keluarga ayah miskin.

Read More

Profesor Syaparuddin menjelaskan bahwa keluarga ayah kaya berhasil melalui kombinasi strategi matang antara pendidikan yang kuat dan keberanian dalam berinvestasi. Pemahaman akan peran teknologi menjadi kunci dalam mengoptimalkan investasi dan efisiensi pengelolaan aset di era digital.

Baca Juga :  Tiba di Rote Ndao, Ketua DPD RI Ziarah ke Makam Raja-Raja Termanu

Sebaliknya, keluarga ayah miskin menghadapi hambatan akses terhadap pendidikan dan sumber daya yang memadai. Dalam orasinya, Prof. Syaparuddin menyoroti peran penting pendidikan finansial dan layanan keuangan digital sebagai solusi untuk merentangkan kesempatan di tengah transformasi ekonomi.

Selain aspek keuangan, Prof. Syaparuddin juga merenungi dimensi spiritual dan moral, mengedepankan perspektif kepatuhan syariah sebagai landasan etika yang relevan dalam navigasi finansial di era revolusi digital. Ia mengajak masyarakat untuk mengintegrasikan teknologi secara bijak, membentuk masyarakat yang tidak hanya maju teknologinya, tetapi juga adil dan berkelanjutan dengan memelihara integritas nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan.

Rektor IAIN Bone, Prof. Dr. H. Syahabuddin, M.Ag, dalam sambutannya, memberikan ucapan selamat kepada Prof. Syaparuddin dan mendorongnya untuk menggunakan ilmunya demi kepentingan IAIN Bone, masyarakat Kabupaten Bone, serta Nusa dan bangsa. Prof. Syaparuddin diakui sebagai maraji’ dan referensi bagi masyarakat akademik dan luas.

Baca Juga :  Kepala BNNK Bone Dorong Universitas Andi Sudirman sebagai Kampus Rule Model Bersih Narkoba

Rektor juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusi Prof. Syaparuddin sebagai aset institusi, dan berharap agar doa diberikan untuk para dosen lainnya agar dapat meraih gelar guru besar dalam waktu dekat.

Dalam konteks pengembangan Kabupaten Bone, Penjabat Bupati Bone yang diwakili oleh Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Anwar, SH., MH, mengajak para Professor IAIN Bone untuk berkontribusi dalam memajukan Kabupaten Bone. Pemerintah Kabupaten Bone menyambut dengan tangan terbuka masukan, ide, dan idealisme dari dunia kampus sebagai langkah menuju “Bone Mabessa, Mandiri, Berdaya Saing, dan Sejahtera.”

Kegiatan ini dihadiri dengan khidmat oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bone dan insan civitas akademika IAIN Bone, menandai momen bersejarah dalam perkembangan akademik dan kontribusi institusi terhadap masyarakat. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *