Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bone, Langkah Strategis Menuju Kesiapsiagaan yang Terpadu

Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (Fprb) Kabupaten Bone, Langkah Strategis Menuju Kesiapsiagaan Yang Terpadu
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bone, Misriaty Kadir, SP, MSi, menjelaskan latar belakang dan urgensi pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Bone 2023-2028

Pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana (Fprb) Kabupaten Bone, Langkah Strategis Menuju Kesiapsiagaan Yang Terpadu

BONE–Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bone menyelenggarakan acara Forum Group Discussion (FGD) pada Selasa hingga Rabu, 14-15 Nopember 2023, di Kantor BPBD Kab. Bone. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dengan merujuk pada Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana.

Bertindak sebagai tuan rumah, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Bone, Misriaty Kadir, SP, MSi, menjelaskan latar belakang dan urgensi pembentukan Forum Pengurangan Resiko Bencana Kabupaten Bone 2023-2028. Misriaty menekankan bahwa penanganan bencana bukanlah semata-mata tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban seluruh unsur dalam pentaheliks.

Dalam upaya pengurangan risiko bencana, Kabupaten Bone merumuskan lima prioritas sebagai panduan pelaksanaan, sesuai dengan Rencana Aksi Nasional Pengurangan Risiko Bencana (RAN-PRB). Prioritas ini mencakup penguatan kelembagaan, identifikasi dan pemantauan risiko, pemanfaatan pengetahuan dan inovasi, pengurangan faktor penyebab risiko, serta peningkatan kesiapan masyarakat.

Baca Juga :  Baznas Bone Salurkan Bantuan Pengobatan untuk Ibu Sakina di RSUD Tenriawaru

Misriaty juga mengungkapkan pentingnya pergeseran paradigma dalam perlindungan masyarakat. Pengurangan risiko bencana harus menghargai hak hidup dan kehidupan yang bermartabat, mengurangi faktor-faktor risiko dari proses pembangunan yang tidak berkelanjutan, dan dilaksanakan dengan akuntabilitas kepada masyarakat berisiko.

Dalam konteks ini, Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kabupaten Bone dianggap sebagai wadah strategis. Forum ini bukan hanya sebagai tempat bertemunya berbagai pemangku kepentingan, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kolaborasi multipihak dalam mengurangi risiko bencana.

Forum PRB Kab. Bone menekankan beberapa nilai penting, termasuk keterwakilan dari berbagai aspek seperti gender, usia, dan keberagaman latar belakang. Forum ini juga dirancang sesuai dengan kebutuhan lokal dan budaya, dengan fokus pada peningkatan ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana.

Baca Juga :  Cari Bibit Atlet, Kemenpora dan PBTI Gelar Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior

Dengan terbentuknya Forum PRB Kab. Bone, diharapkan dapat terwujud suatu wadah yang efektif untuk melakukan advokasi pengurangan risiko bencana di tingkat daerah. Hal ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya bersama menjaga keamanan dan kesejahteraan Kabupaten Bone dari potensi bencana. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts