Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Malang (Foto : Toski)

Malang,zonanusantara.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI) siap mengatasi Stunting di Kabupaten Malang.

Dalam mengatasi stunting Pemkab Malang perlu bersinergi dengan IBI Kabupaten Malang menangani permasalahan stunting. Masalah ini menyebabkan kondisi seorang anak tidak mendapatkan asupan gizi yang baik atau masalah kekurangan gizi kronik pada masa awal pertumbuhannya.

Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, saat ini penanganan stunting menjadi salah satu fokus Pemerintah daerah di tahun 2020, dengan membentuk satgas khusus penanganan stunting. Skemannya, setiap satu organisasi perangkat daerah (OPD) akan menangani satu kecamatan.

“Penanganan​ stunting​ menjadi​ fokus kami. Berikan pertolongan terbaik kepada ibu bersalin. Sehingga angka kematian bayi bisa ditekan sekecil mungkin,” ungkapnya, saat membuka acara Muscab IBI ke VII di salah satu hotel di Kota Malang, Selasa (26/11).

Menurut Sanusi, dengan pemenuhan gizi yang baik bagi ibu​ dan anak secara tidak langsung koordinasi IBI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Malang sudah berjalan dengan baik.​

“Selama ini komunikasi sudah baik. Kalau ditemukan ada anak yang mengalami gejala stunting segera berkoordinasi dengan dinas terkait yakni dinas kesehatan. Agar diberi asupan gizi yang cukup,” terangnya.​

Ketua IBI Kabupaten Malang, Endah Pujiati mengaku pihaknya sudah rajin memberikan edukasi dan pelatihan tentang pencegahan stunting dan kesehatan kehamilan.

“Kami rutin mengadakan pelatihan-pelatihan. Juga menerapkan ilmu terbaru, kalau ada kasus kami turun ke tingkat ranting. Stunting bisa dicegah mulai sejak pra nikah. Kehamilan 1000 hari kehidupan bayi juga harus diperhatikan konsumsi gizinya,” pungkasnya.​

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here