Pemkab Malang Ganti Rumah Warga yang Mengalami Kerusakan

Screenshot 2021 04 14 07 21 20 722 - Zonanusantara.com
Sanusi saat di lokasi pengungsian (Toski D)
Screenshot 2021 04 14 07 21 20 722 - Zonanusantara.com
Sanusi saat di lokasi pengungsian (Toski D)

MALANG – Pemkab Malang, merencanakan untuk membangun rumah khusus bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat gempa bumi. Pasca kejadian tersebut sebagian warga yang terdampak hingga kini masih tinggal di pengungsian.

Bupati Sanusi mengatakan rumah layak huni yang dibangun pemerintah agar para pengungsi korban gempa segera kembali ke rumah masing masing.

Read More
Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

‚ÄúSemenetara dirancang pak Sekda. Rumahnya sederhana tapi layak huni,” kata Sanusi, Selasa (13/4).

Baca Juga :  Kapolsek Tebet Pimpin Pemberian Vaksin dari RS Suyoto

Menurut Sanusi, rumah sementara yang akan dibangun dalam wakti dekat memiliki ukuran 6×8 meter, dilengkapi fasilitas kamar mandi dan dapur.

“Untuk anggaran pembangunan rumah akan diambilkan dari Belanja Tidak Terduga (BTT). masih cukup untuk membangun rumah sederhana,” ungkapnya.

Sanusi menjelaskan besaran anggarannya mencapai Rp 50 juta perunit untuk rumah rusak dengan kategori berat. Namun kata dia jika tidak cukup, bantuan dari BNPB.

” Intinya itu rumah layak huni, karena sudah rumah standar nasional. Kalau masyarakat tidak merubah ya tidak apa-apa ditempati seterusnya,” tukasnya.

Data yang berhasil dihimpun di Posko Desa Jogomulyan, Tirtoyudo, yang terdampak gempa bermagnitudo 6,1 tersebut mengakibatkan sebanyak 227 rumah warga dari 408 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah jiwa sebanyak 1271. Dari jumlah jiwa tersebut, ada satu orang atas nama Gimah (93) meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan

Baca Juga :  Tekan Inflasi Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Bone Bakal Gelar Pasar Murah Terpadu

 

Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *