Pemkab TTU Dan Bank Indonesia Perwakilan NTT Gelar Rapat TP2DD dan TPID 2024

IMG 20240229 WA0022 - Zonanusantara.com

KEFAMENANU,- Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur dan Bank Indonesia Perwakilan NTT menggelar rapat Tim Percepatan dan Perluasan Digital Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kabupaten TTU, Kamis (29/2/2024) di Aula Lantai 2 Kantor Bupati TTU.

Rapat tersebut dalam rangka menjaga ketersediaan barang dan jasa sekaligus menekankan beberapa harga komoditas kebutuhan pokok di Propinsi NTT menjelang hari besar keagamaan nasional (Hari Raya Paskah dan Bulan Ramadhan).

Read More
Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekertaris Daerah (Sekda) TTU, Fransiskus Bait Fay, S.Pt.M.Si, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Trinimus Olin, S.Kom. MT, Perwakilan Kantor Bank Indonesia Propinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati, pimpinan Bank NTT Cabang Kefamenanu, Kepala Bulog Atambua serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Baca Juga :  Pemkab TTU Bekerjasama Dengan USAID ERAT Gelar Rakor Evaluasi Implementasi SP4N Lapor 2024

Sekertaris Daerah (Sekda), Fransiskus Bait Fay pada kesempatan tersebut menggambarkan secara garis besar harga komoditas kebutuhan pokok di Kabupaten TTU seperti beras, jagung, dan komoditas lainnya.

Fransiskus juga menggambarkan terkait kegiatan bazar murah secara menyeluruh yang dilaksanakan Pemerintah daerah ke sejumlah pasar harian di wilayah Kabupaten TTU.

Perwakilan Bank Indonesia Propinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati menyampaikan rapat tersebut yang pertama ingin melakukan sinergi dengan pemerintah daerah untuk menghadapi tingginya inflasi juga menghadapi persediaan pangan di NTT khususnya beras, telur dan daging ayam.

Sinergi ini, imbuh Agus, diharapkan mampu meyakini ketersediaan pangan khususnya di Kabupaten TTU dalam kondisi yang aman sehingga masyarakat tidak panik dalam mencari kebutuhan pangan utamanya beras.

Baca Juga :  Puluhan Tahun Berdiri Univ Jakarta, Banyak Melahirkan Tokoh Nasional

“Yang kedua bahwa pemerintah daerah juga melakukan monitoring terkait dengan pengendalian harga yang terjangkau oleh masyarakat. Dengan demikian inflasi bisa dijaga bersama-sama,”kata Agus.

Yang ketiga, tukas Agus, keberlangsungan mengenai peningkatan pertumbuhan dan juga pegendalian inflasi dalam jangka menengah.

“Kita butuh produktivitas di sektor pertanian, peternakan di Kabupaten TTU. Karena itulah yang menjadi faktor pendorong utama ekonomi yang ada di TTU,”pungkasnya.

Pantauan wartawan, kegiatan yang dipandu Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda TTU, Trinimus Olin, S.Kom. MT berlangsung aman dan diakhiri dengan penyerahan Cendramata oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Propinsi NTT, Agus Sistyo Widjajati kepada Pemerintah Kabupaten TTU yang diterima secara langsung Sekertaris Daerah, Fransiskus Bait Fay, S.Pt., M.Si

Ketua DPRD Kab. Bone Irwandi Burham,SE.MM

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *