MALANG- Kecelakaan tunggal terjadi Kecamatan Gondanglegi, Malang. Meski tidak ada korban namun pickup yang menyangkut jeruk terbalik dan terjun ke jembatan Kali Buring, di Jalan Trunojoyo, Kecamatan Gondanglegi, Kamis (6/7).
Kasatlantas Polres Malang, AKP Agnis Juwita Manurung membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya kecelakaan itu diduga akibat sopirnya mengantuk.
“Kecelakaan itu terjadi diduga karena supir mengemudi dalam keadaan mengantuk,” tegasnya singkat, Kamis (6/7).
Sementara, sopir pickup Angga Dwi Setyawan (25), warga Desa Codo, Kecamatan Wajak, mengaku, saat itu dirinya mengendari pickup dari arah barat ke timur, menuju Gondanglegi dengan kecepatan rendah.
“Kejadian itu sekitar pukul 04.00, jalan terlihat gelap karena kurang lampu penerangan, tiba-tiba saya sudah di sungai,” katanya.
Menurut Angga, juruk seberat enam kwintal itu nantinya akan dijual kembali, dan saat itu dirinya tidak dalam kondisi mengantuk. Namun menurut Angga saat kejadian itu, jalan terlihat gelap dan tak sadar terjatuh ke dalam sungai.
“Gak ngantuk soalnya habis tidur. Jalan itu kayak gelap tiba-tiba udah ada di sungai,” akunya.
Angga mengaku, saat itu dirinya ditemani oleh satu rekannya. Untungnya, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Namun, jeruk sebanyak enam kuintal yang diangkut beberapa hilang terseret arus air sungai.
“Nggak ada yang luka selamat semua,” tegasnya.
Sementara itu kecelakaan yang sama terjadi di Kecamatan Bululawang, persisnya di Jalan Raya Diponegoro IV, Rt.10, Rw.06, Bululawang. Sebuah mobil Expender dikemudikan oleh Kholiludin (45) menabrak kendaraan roda yang sedang parkir di TKP.
Kasat lantas Agnis Juwita Manurung menjelaskan mobil Expender berjalan dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di TKP pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng dan menabrak kendaraan roda dua yang akan parkir dan yang terparkir.
Dalam kejadian ini dua korban dilarikan ke RSU Mitra Delima karena mengalami luka patah tulang kaki. Para korban itu adalah pengendara motor Honda Beat No Pol N-5093-FK, bernama Deby Arianti, (24) warga, Jalan Dr. Cipto, Rt.07/04 Desa Sambigede Kecau Sumberpucung, dan pemotor Honda Supra Nopol N-2518-YAU bernama Bowo, (64) warga Dusun Demang Jaya, RT.06/02 Desa Krebetsenggrong Kecamau Bululawang.
“Kondisi kedua korban mengalami patah tulang, untuk Deby mengalami luka patah tulang kaki kiri dan Bowo mengalami luka pada kedua kaki,” tegasnya.






