Pj Bupati Bone dan Pertamina Bahas Solusi Antrean BBM

b1a0ca76 7c9e 4f68 bc2c 5a0d158e8fee - Zonanusantara.com
Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Sulselbar, Anwar Hidayat, langsung menemui Penjabat (Pj) Bupati Bone, Andi Islamuddin, di Rujab Bupati Bone

BONE–PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi merespons cepat keluhan masyarakat terkait Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite yang cepat habis di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Menanggapi situasi ini, Sales Branch Manager (SBM) Rayon II Sulselbar, Anwar Hidayat, langsung menemui Penjabat (Pj) Bupati Bone, Andi Islamuddin, di Rujab Bupati Bone pada Sabtu, 6 Juli 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Anwar Hidayat mengungkapkan penyebab utama dari cepat habisnya stok BBM di SPBU Bone. Menurutnya, stok BBM di SPBU tidak bisa bertahan lama karena tingginya antrean kendaraan yang membutuhkan Pertalite, ditambah dengan hambatan distribusi akibat mobil tangki yang sering terjebak macet di Jalan Poros Bone-Maros.

Read More
Baca Juga :  Bawaslu TTU Gelar Gathering Bersama Insan Pers

“Terima kasih atas atensi pemerintah daerah. Dalam waktu dua sampai tiga hari ke depan, kami akan melakukan pemulihan. Efek pengerjaan jalan di jalur Poros Bone-Makassar menyebabkan banyak mobil tangki BBM tersangkut sehingga pengiriman ke Bone tidak maksimal,” jelas Anwar Hidayat.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Pertamina akan memberikan perhatian khusus kepada Kabupaten Bone dengan menambah back up pengiriman BBM dari Fuel Terminal (FT) Pare-Pare dan FT Kota Palopo. Selain itu, pengiriman melalui jalur Makassar akan dibantu oleh patwal agar distribusi BBM ke Bone dapat berjalan lebih lancar.

Pj Bupati Bone, Andi Islamuddin, mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Pertamina. “Persoalan BBM jenis Pertalite memang dikeluhkan masyarakat Kabupaten Bone. Pasalnya, stok Pertalite di SPBU cepat habis. Jika SPBU dibuka pagi, siangnya langsung habis,” ungkap Andi Islamuddin.

Baca Juga :  Wisuda dan Purna Siswa Madrasah Aliyah Al Ma'arif Bilae, Kukuhkan Generasi Penerus Berkualitas

Situasi ini menyebabkan pengendara harus antre panjang berjam-jam hanya untuk mengisi Pertalite. “Hal ini perlu dibicarakan bersama-sama. Mari kita, para pemangku kebijakan, duduk bersama untuk mencari solusinya dan membantu masyarakat,” tambah Andi Islamuddin.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan solusi jangka panjang untuk memastikan distribusi BBM di Kabupaten Bone berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus menghadapi antrean panjang yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Dengan langkah-langkah yang telah direncanakan, masyarakat Bone dapat berharap kondisi distribusi BBM akan segera membaik. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *