Punya Bandara di Perbatasan, Timor Leste – RI Siap Terima Investor 

Ribuan warga Distric Oecusse Negara Timor Leste menghadiri acara peresmian bandar bertaraf internasional di wilayah setempat (foto : Lius Salu)

Oecusse, Zonanusantara Setelah peresmian bandar udara (bandara) di Distrik Ambenu Oe-Cusse (baca : Oekusi) Timor Leste, semakin membuka peluang investasi di daerah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal tersebut disampaikan Presiden Negara Timor Leste, Lu Olo, ketika meresmikan bandara  tersebut, Selasa lalu.

“Pembangunan bandara bertaraf jnternasional itu sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Timor Leste untuk membangun Oe-Cusse dalam mempermudah konektifitas antar negara,” kata Presiden Lu Olo di hadapan sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk dari Indonesia.

Bandara internasional atau dalam bahasa Portu merupakan bandarakedua setelah Nicolao Labato di Dili ini diberi nama Aeroporto Internacional (Bandara Internasional) De Oe-Cusse “Rota do Sandalo”.

Acara peresmian terbilang meriah. Selain menggunakan empat bahasa, lokasi bandara yang terletak di Sub-Rejiaun Pante Macasar, Rejiaun Administrativa Espesial Oe-Cusse Ambenu (RAEOA) itu diresmikan langsung oleh Presiden Timor Leste Fransisco Gutteris Lu Olo.

Pejuang Kemerdekaan Negara Timor Leste ini menjelaskan, Bandara Rota do Sandalo, nantinya tidak hanya dibatasi pada penerbangan domestik di Timor Leste saja. Namun penerbangan pesawat dari luar negeri khususnya dari bandara-bandara besar di Indonesia juga bisa mendarat di bandara yang baru diresmikan tersebut.

Preside Lu Olo mengatakan Pemerintah Timor Leste akan fokus pada pembangunan terutama pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) sebagai penunjang pembangunan di daerah yang berbatasan darat langsung dengan Wini, Kabupaten TTU.

Dikatakan ,untuk membangun Encklav Oe-Cusse, Pemerintah Timor Leste tidak menutup kemungkinan bagi pihak lain untuk berinvestasi membangun bersama di Oe-Cusse

Wartawan Zonanusantara, Jakarta, Lius Salu yang ikut dalam momentum bersejarah itu melaporkan, pengresmian bandara internasional tersebut menggunakan empat bahasa yakni Portugal, Inggris, Indonesia dan bahasa daerah (Dawan) dan dihadiri puluhan ribu manusia dari seluruh pelosok distric Oe-Cusse.

Beberapa pejabat negara setempat yang hadir antara lain Precidenti Autodida Region Especial Oe-Cusse Ambenu, Maria Alkatiri; Presiden Parlemen Timor Leste, Arao Noe; Presiden Tribunak Recurso, Deolindo Dos Santos; Perwakilan dari Primiro Ministro, Fidelis Magalhaes; Eis Titulares do Ostado, dr. Jose Ros Horta; Maior General F-FDTL Lere Anang Timor.

Sementaradari Indonesia dihadiri Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat; Wakil Gubernur NTT, Jose Nai Soi; bupati se-daratan Timor. Warga setempat nampak menyemut ikut menyaksikan acara ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here